Taekwondo Dumai Siap Tampil All Out di Riau Challenge 2026 Kodam XIX/Tuanku Tambusai Taekwondo Tournament


Dibaca: 112 kali 
Rabu, 26 Agustus 2026 - 15:37:08 WIB
Taekwondo Dumai Siap Tampil All Out di Riau Challenge 2026 Kodam XIX/Tuanku Tambusai Taekwondo Tournament

DUMAI (MR) - Sebanyak 105 atlet Taekwondo Kota Dumai siap menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam Riau Challenge 2026 Kodam XIX/Tuanku Tambusai Taekwondo Tournament yang digelar pada 26–30 Agustus 2026 di GOR Gelanggang Remaja Pekanbaru. Rabu, (26/8/2026).

Kontingen yang diberangkatkan Pengurus Kota (Pengkot) Taekwondo Indonesia (TI) Kota Dumai tersebut datang bukan sekadar untuk memenuhi undangan pertandingan. Ajang ini menjadi panggung untuk menguji hasil latihan, mengasah mental bertanding, sekaligus mengukur kualitas atlet Dumai menghadapi persaingan dari berbagai daerah.

Ketua Pengkot TI Kota Dumai, Rahmat Syaparudin, mengatakan keikutsertaan 105 atlet merupakan bagian dari komitmen Pengkot TI Dumai dalam membangun pembinaan atlet secara berkelanjutan.

“Hari ini kami dari Pengkot Taekwondo Indonesia Kota Dumai memberangkatkan sebanyak 105 atlet untuk mengikuti Riau Challenge 2026 Kodam XIX/Tuanku Tambusai Taekwondo Tournament,” ujar Rahmat Syaparudin yang akrab disapa Bung Ales.

Para atlet tersebut akan mengisi kelas Semi Prestasi dan Prestasi, mulai dari kategori Super Kids hingga Senior. Komposisi tersebut menunjukkan bahwa pembinaan Taekwondo Dumai tidak hanya menyasar atlet usia tertentu, tetapi terus mendorong regenerasi dari tingkat usia dini hingga senior.

Bagi Bung Ales, pertandingan bukan hanya persoalan mengejar medali. Setiap atlet harus mendapatkan pengalaman dan jam terbang agar semakin matang ketika menghadapi kompetisi yang lebih tinggi.

“Tujuan kita bukan hanya mengejar medali. Kita ingin anak-anak mendapatkan pengalaman bertanding, menambah jam terbang, menguji teknik dan strategi, serta mengetahui sejauh mana kemampuan mereka ketika menghadapi atlet dari daerah lain,” jelasnya.

Bung Ales menilai, arena pertandingan menjadi tempat terbaik untuk mengukur hasil pembinaan. Sebab, kemampuan atlet tidak hanya ditentukan teknik, tetapi juga keberanian, konsentrasi, mental dan kemampuan mengambil keputusan di bawah tekanan.

“Di pertandingan inilah kita bisa melihat mental mereka. Bagaimana menghadapi tekanan, menerapkan teknik yang sudah dilatih dan mengambil keputusan ketika berada di arena. Itu semua bagian dari proses menjadi atlet yang matang,” katanya.

Bung Ales berharap seluruh atlet Taekwondo Dumai mampu tampil percaya diri, disiplin dan menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan berlangsung.

“Kami ingin anak-anak bertanding dengan penuh percaya diri. Jangan takut menghadapi siapa pun. Tunjukkan kemampuan terbaik, berjuang maksimal dan tetap junjung tinggi sportivitas,” tegasnya.

Menurutnya, target prestasi tetap menjadi bagian penting dari keikutsertaan. Namun, medali bukan satu-satunya ukuran keberhasilan. Pengalaman yang diperoleh dari setiap pertandingan akan menjadi modal penting untuk menghadapi kejuaraan berikutnya.

“Harapan kami tentunya anak-anak bisa meraih prestasi terbaik dan membawa nama baik Kota Dumai. Tetapi yang paling penting, mereka pulang membawa pengalaman, mental yang lebih kuat dan motivasi untuk terus berlatih,” tuturnya.

Ia pun berpesan agar para atlet tidak larut dalam hasil pertandingan. Kemenangan harus menjadi motivasi untuk terus berkembang, sementara kekalahan harus dijadikan bahan evaluasi.

“Kalau dapat medali, tentu menjadi kebanggaan kita bersama. Tapi kalau belum berhasil, jangan berhenti. Jadikan kekalahan sebagai evaluasi dan motivasi untuk kembali lebih kuat,” pungkas Bung Ales.

Dengan kekuatan 105 atlet dari kategori Super Kids hingga Senior, kontingen Taekwondo Dumai kini siap menghadapi persaingan Riau Challenge 2026 Kodam XIX/Tuanku Tambusai Taekwondo Tournament. Mereka membawa satu misi, bertanding maksimal, mengukir prestasi, menjaga sportivitas dan mengharumkan nama Kota Dumai di pentas Taekwondo Riau.***


KABAR TERKINI