Pertamina Hulu Rokan Secara Resmi Mengelola Blok Rokan

Bupati Rohil Afrizal Sintong Saksikan Secara Virtual


Dibaca: 3968 kali 
Senin, 09 Agustus 2021 - 12:04:25 WIB
Bupati Rohil Afrizal Sintong Saksikan Secara Virtual Alih kelola ladang minyak Blok Rokan disambut antusiasme forum pimpinan daeah (Forpimda) Rohil.

ROHIL (MR) - PT Pertamina (Persero) melalui anak usahanya PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) resmi mengelola Blok Rokan. Acara alih kelola Blok Rokan dari PT CPI kepada Pertamina Hulu Rokan pada Minggu, (08/08/2021), tengah malam di gelar secara virtual.

Alih kelola dari PT Chevron ke PT Pertamina ini disaksikan Menteri ESDM Arifin Tasrif, Wakil Menteri BUMN Pahala Mansury, Direktur Utama PT Pertamina Nicke Widyawati, DPR, perwakilan Chevron dalam hal ini diwakili Presiden Direktur PT CPI Albert Simanjuntak dan Gubernur Provinsi Riau Syamsuar.

Turut mengikuti proses seremoni serah terima wilayah kerja (wilker) Rokan dari PT. CPI kepada Pertamina Hulu Rokan secara virtual. Serah terima secara virtual dihadiri Bupati Rokan Hilir Afrizal Sintong dan Wakilnya H. Sulaiman, SS.MH, Wakil Ketua DPRD Rohil Hermawan, Dandim 0321/Rohil, Letkol Arh. Agung Rakhman Wahyudi, SIP, MI. Pol, Kapolres Rohil diwakili Kapolsek Bangko Kompol Sasli Rais SH, Kajari Rohil Yuliarni Appy SH.MH di ruang Rumah Dinas Bupati Rokan Hilir.

Menteri ESDM Arifin Tasrif dalam sambutannya mengatakan, pihaknya mengapresiasi seluruh pihak, baik SKK Migas, CPI, dan juga PHR, yang telah menyelesaikan sejumlah masalah kritikal dalam proses alih kelola Blok Rokan ini sehingga tetap bisa mencegah penurunan produksi saat alih kelola ini.

Dia mengatakan, hingga akhir Juli 2021, produksi minyak di Blok Rokan rata-rata tercatat mencapai 160,5 ribu barel per hari (bph) dan produksi gas sebesar 41 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD).

Sementara Gubernur Riau H. Syamsuar mengatakan malam ini merupakan malam yang spesial bagi masyarakat Riau. "Karena hari ini pukul 00.00 WIB akan merayakan HUT Riau yang ke- 64 tahun," katanya.

Selama berkiprah di Riau, kata Syamsuar, PT. Cevron dan Kaltex memberikan sumbangsih yang cukup banyak kepada pembangunan infrastruktur dan ekonomi Riau yang hendaknya dilanjutkan dan ditingkatkan oleh PT. Pertamina kedepannya.

"Selamat datang kepada PT. Pertamina Hulu Rokan yang mudah-mudahan tidak sama dengan Blok Mahattan di Kalimantan selama 20 tahun kedepan," tukas Gubernur.

Gubernur Riau menegaskan Pertamina harus berkomitmen memberikan kontribusi terhadap hasil dari Blok Rokan. Pertamina harus berkomitmen bahwa BMUD berhak mendapat 10%, Kegiatan operasional Blok Rokan melibatkan pengusaha lokal dan tenaga kerja lokal.

Gubernur Riau juga berharap kepada Kementerian ESDM dan SKK Migas untuk menyamakan persepsi dalam pengolahan minyak Blok Rokan dan membantu menyelesaikan permasalahan dengan melibatkan pemerintah daerah, masyarakat dan instansi terkait lainnya.

Pada kesempatan itu dilakukan Penyerahan Wilayah Kerja Rokan secara simbolis dari PT. CPI ke SKK Migas, dari SKK Migas ke PT. Pertamina Hulu Rokan, kemudian dari PT. Pertamina Hulu Rokan kepada Gubernur Riau. (rls/Wisman)