SMPN 14 Lakukan Vaksinasi Perdana

Disdikbud Dumai Dukung Sekolah Tingkat SMP Laksanakan Vaksinasi Untuk Pelajar


Dibaca: 3326 kali 
Jumat, 03 September 2021 - 14:35:54 WIB
Disdikbud Dumai Dukung Sekolah Tingkat SMP Laksanakan Vaksinasi Untuk Pelajar Pelaksanaan vaksinasi perdana bagi pelajar di SMPN 14 Dumai

DUMAI (MR) - Setelah dibukanya kembali Pembelajaran Tatap Muka (PTM) untuk semua sekolah di Kota Dumai, Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 14 Kota Dumai mengadakan vaksinasi kepada seluruh pelajar yang berumur 12 tahun ke atas dan pelaksanaannya diadakan di ruangan belajar sekolah yang beralamat Jalan Budi Kelurahan Tanjung Palas Kota Dumai. 

Vaksinasi ini dilakukan untuk yang pertama kalinya di sekolah ini, dalam persiapan pelaksanaan PTM yang sedang berjalan. Dalam pelaksanaan vaksinasi ini pihak SMPN 14 sudah berkoordinasi dengan orang tua atau wali murid dengan memberikan pengumuman lewat WhatsApp (WA) grup sekolah. 

Kepala SMPN 14 Kota Dumai Raminah, S. Pdi yang diwakili oleh Wakil Kepala Sekolah Wiyono, S.Pd.I mengatakan, pihak SMPN 14 menyambut baik program Pemerintah Kota (Pemkot) Dumai melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Dumai, agar vaksinasi di setiap sekolah merupakan langkah untuk mencegah penularan virus COVID-19. 

"Kami sudah berkoordinasi dengan orang tua murid untuk vaksinasi ini, dari 830 murid yang ada di sekolah ini, dari kelas 7, 8 dan 9 yang sudah kami daftarkan ke pihak Puskesmas untuk divaksin sebanyak 380 murid," terang Wiyono, Jumat (3/9/2021). 

Pelaksanaan vaksinasi ini khusus untuk pelajar yang belajar di sekolah ini dan yang sudah disetujui oleh orang tua/wali murid masing-masing. 

Wiyono berharap, dengan pelaksanaan vaksinasi ini, bisa memberikan kesadaran kepada orang tua/wali murid agar anaknya mau divaksin.

Sementara itu tanggapan Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kota Dumai dr. Syaipul, mengatakan, setiap sekolah yang mengadakan pelaksanaan PTM kedepannya, diharapkan untuk semua pelajar bisa divaksin. 

"Kami mengharapkan kepada sekolah yang sudah membuka PTM agar seluruh murid, Guru dan tata usaha sekolah untuk bisa divaksin," jelas dr. Syaipul. 

Diterangkannya juga, untuk vaksinasi bagi anak sekolah, yang bisa divaksin harus berumur 12 tahun ke atas dan jenis Vaksin yang disuntikkan yakni vaksin Sinovac dan Coronavac. 

Dengan pelaksanan vaksinasi untuk anak-anak di sekolah ini diharapkan, semua pelajar yang berumur di atas 12 tahun ke atas agar segera mungkin untuk melaksanakan vaksin 1 dan 2, sehingga kita kedepannya dapat melaksanakan pembelajaran di sekolah tidak terbatas lagi. 

"Jika nantinya seluruh pelajar dan guru sudah divaksin, kita berharap, semua sekolah bisa melaksanakan pembelajaran seperti biasa lagi, tidak dengan pembelajaran PTM, agar Pendidikan di sekolah bisa lebih efektif dalam memberikan materi pelajaran kepada muridnya," tutup dr. Syaipul. 

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Dumai Yusmanidar, S.Sos., M.Si melalui Kasi Bidang Pendidikan Tingkat SMP Maysarah, S.Sos., M.Pd mengatakan, Disdikbud Kota Dumai mendukung program pemerintah dalam menghambat penularan virus Covid-19 di sekolah. 

"Hal yang positif ini harus kita dukung untuk menghambat penularan covid-19 di sekolah, agar pelajar dan guru bisa melakukan kegiatan pembelajaran dengan baik," kata Maysarah. 

Maysarah juga mengatakan, dari 39 sekolah tingkat SMP baik yang negeri maupun swasta yang ada di Kota Dumai, hanya 2 sekolah yang belum mengurus syarat untuk PTM. 

"Kami berharap seluruh sekolah yang ada di Kota Dumai untuk bisa mengurus segala persyaratan untuk bisa membuka PTM, agar semua pelajar yang ada di Kota Dumai bisa belajar secara efektif dan terhindar dari penularan Covid-19," tutup Maysarah. (

DUMAI (MR) - Setelah dibukanya kembali Pembelajaran Tatap Muka (PTM) untuk  semua sekolah di Kota Dumai, Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 14 Kota Dumai mengadakan vaksinasi kepada seluruh murid yang berumur 12 tahun ke atas dan pelaksanaannya diadakan di ruangan belajar sekolah yang beralamat Jalan Budi Kelurahan Tanjung Palas Kota Dumai. 

Vaksinasi ini dilakukan untuk yang pertama kalinya di sekolah ini, dalam persiapan pelaksanaan PTM  yang sedang berjalan. Dalam pelaksanaan vaksinasi ini pihak SMPN 14 sudah berkoordinasi dengan orang tua atau wali murid dengan memberikan pengumuman lewat WhatsApp (WA) grup sekolah. 

Kepala SMPN 14 Kota Dumai Raminah, S. Pdi yang diwakili oleh Wakil Kepala Sekolah Wiyono, S.Pd.I mengatakan, pihak SMPN 14 menyambut baik program Pemerintah Kota (Pemkot) Dumai melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Dumai, agar vaksinasi di setiap sekolah merupakan langkah untuk mencegah penularan virus COVID-19. 

"Kami sudah berkoordinasi dengan orang tua murid untuk vaksinasi ini, dari 830 murid yang ada di sekolah ini, dari kelas 7, 8 dan 9 yang sudah kami daftarkan ke pihak Puskesmas untuk divaksin sebanyak 380 murid," terang Wiyono. Jumat (3/9/2021). 

Pelaksanaan vaksinasi ini khusus untuk murid yang belajar di sekolah ini dan yang sudah disetujui oleh orang tua/wali murid masing-masing. 

Wiyono berharap, "Dengan pelaksanaan vaksinasi ini, bisa memberikan kesadaran kepada orang tua/wali murid agar anaknya mau divaksin," tutup Wiyono.

Sementara itu tanggapan Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kota Dumai dr. Syaipul, S.K.M mengatakan, setiap sekolah yang mengadakan pelaksanaan PTM kedepannya, diharapkan untuk semua murid untuk bisa divaksin. 

"Kami mengharapkan kepada sekolah yang sudah membuka PTM agar seluruh murid, Guru dan tata usaha sekolah untuk bisa divaksin," jelas dr. Syaipul. 

Menurut keterangan dr. Syaipul, S.K.M untuk vaksinasi bagi anak sekolah, yang bisa untuk divaksin harus berumur 12 tahun ke atas dan jenis Vaksin yang disuntikkan yakni vaksin Sinovac dan Coronavac. 

Dengan pelaksanan vaksinasi untuk anak-anak di sekolah ini diharapkan, semua murid yang berumur di atas 12 tahun ke atas agar segera mungkin untuk melaksanakan vaksin 1 dan 2, sehingga kita kedepannya dapat melaksanakan pembelajaran di sekolah tidak terbatas lagi. 

"Jika nantinya seluruh murid dan guru sudah divaksin, kita berharap, semua sekolah bisa melaksanakan pembelajaran seperti biasa lagi, tidak dengan pembelajaran PTM, agar Pendidikan di sekolah bisa lebih efektif dalam memberikan materi pelajaran kepada muridnya," tutup dr. Syaipul. 

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Dumai Yusmanidar, S.Sos., M.Si melalui Kasi Bidang Pendidikan Tingkat SMP Maysarah, S.Sos., M.Pd mengatakan, Disdikbud Kota Dumai mendukung program pemerintah dalam menghambat penularan virus Covid-19 di sekolah. 

"Hal yang positif ini harus kita dukung untuk menghambat penularan covid-19 di sekolah, agar murid dan guru bisa melakukan kegiatan pembelajaran dengan baik," kata Maysarah. 

Maysarah juga mengatakan, dari 39 sekolah tingkat SMP baik yang negeri maupun swasta yang ada di Kota Dumai, hanya 2 sekolah yang belum mengurus syarat untuk PTM. 

"Kami berharap seluruh sekolah yang ada di Kota Dumai untuk bisa mengurus segala persyaratan untuk bisa membuka PTM, agar semua murid yang ada di Kota Dumai bisa belajar secara efektif dan terhindar dari penularan Covid-19," tutup Maysarah. (Vanche).