Pantau Harga Minyak Goreng, Disperindagkop Riau Sidak Pasar Tradisional


Dibaca: 3539 kali 
Rabu, 26 Januari 2022 - 11:27:23 WIB
Pantau Harga Minyak Goreng, Disperindagkop Riau Sidak Pasar Tradisional Foto ilustrasi Google

PEKANBARU (MR) - Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan RI memastikan bahwa minyak goreng satu harga atau subsidi mulai besok sudah bisa dibeli di pasar tradisional. Dengan adanya subsidi tersebut, maka besok harga minyak goreng yang sempat melambung beberapa waktu terakhir semua dibandrol Rp14 ribu per liter. 

Untuk memastikan harga minyak goreng murah sudah beredar di pasar tradisional, Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM (Disperindagkop-UKM) Provinsi Riau besok akan memantau harga minyak goreng di sana.

"Besok kita pantau harga minyak goreng di pasar tradisional. Kalau harganya masih tinggi,  kita koordinasi dengan Satgas Pangan sidak ke pasar tradisional," kata Kepala Disperindagkop- UKM Provinsi Riau, M Taufiq OH didampingi Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri, Lisda Erni, Selasa (25/1/2022). 

Taufiq menyampaikan, sidak tersebut guna memastikan harga minyak goreng di pasar tradisional sudah satu harga atau subsidi. Dimana minyak goreng subsidi yakni selisih harganya, misalnya harga minyak goreng 2 liter di pasaran Rp36 ribu, namun dengan satu harga menjadi Rp27 ribu per liter. 

"Jadi yang disubsidi itu selisih harganya, karena ditanggulangi oleh Kementerian Perdagangan. Namun untuk pembeliannya juga dibatasi, seperti di pasar modern kemarin itu satu orang hanya boleh beli 2 liter," terangnya. 

Disinggung apakah ada kuota untuk minyak goreng subsidi di pasar tradisional, Taufiq menyatakan berdasarkan informasi dari Kemendag tidak ada kuota untuk minyak goreng ini. 

"Kita sudah tanya ke kementerian bahwa tidak ada kuota. Jadi berapa minyak goreng yang beredar di pasar tradisional itu yang diganti selisih harganya. Karena kelangkaan minyak goreng itu tidak ada, yang jadi masalah itu diharganya. Untuk mengganti selisih harga minyak goreng ini pemerintah bekerjasama dengan distributor. Karena kalau minyak goreng murah di pasar modern kemarin itu, pemerintah bekerjasama dengan Aprindo (Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia)," tukasnya. (MCR) 



KABAR TERKINI