BOJONEGORO (MR) - Di bawah sengatan terik matahari Dusun Krebet, Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, deru mesin ekskavator berpadu harmonis dengan derap langkah prajurit TNI dan warga setempat.
Tanpa sekat, seragam loreng dan pakaian kerja sederhana warga menyatu dalam helat gotong royong memindahkan kayu, meratakan tanah, serta menyusun struktur saluran drainase sepanjang 330 meter.
Aksi nyata tersebut merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan TNI dalam mempercepat pembangunan infrastruktur pedesaan melalui Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro.
Pembangunan drainase di Dusun Krebet Desa Kesongo ini menjadi salah satu sasaran fisik prioritas yang dinantikan warga setempat.
Selama bertahun-tahun, setiap kali musim hujan tiba dengan curah yang tinggi, saluran air lama yang tidak memadai kerap tak mampu menampung debit air. Akibatnya, air meluap dan menggenangi pemukiman serta akses jalan warga.
Genangan air ini tak hanya melumpuhkan mobilitas harian masyarakat, tetapi juga mempercepat kerusakan infrastruktur jalan dan berpotensi memicu masalah kesehatan lingkungan.
Kini, melalui kehadiran Satgas TMMD, persoalan klasik pedesaan tersebut ditangani secara bertahap dan terukur melalui pembangunan drainase permanen yang laik serta berfungsi optimal.
Kepala Desa Kesongo, Kusnadi, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya atas realisasi pembangunan ini.
Menurutnya, drainase ini bukan sekadar bangunan semen, melainkan solusi atas harapan panjang warganya.
"Pembangunan drainase ini sangat dibutuhkan masyarakat. Kami berharap setelah selesai nanti aliran air menjadi lebih lancar, lingkungan semakin bersih, dan potensi genangan saat musim hujan dapat diminimalkan," ujar Kusnadi dengan wajah optimis.
Kehadiran prajurit TNI di tengah-tengah desa membawa aura positif dan semangat baru. Sementara alat berat ekskavator membuka jalur drainase, para prajurit dan warga tampak bahu-membahu menyiapkan material dengan penuh keakraban.
Dan SSK Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, Lettu Ckm Purnomo, menegaskan, seluruh sasaran fisik TMMD dirancang berdasarkan hasil pemetaan kebutuhan riil masyarakat di lapangan.
"Pembangunan drainase ini menjadi langkah preventif untuk mengurangi risiko genangan, menjaga kebersihan lingkungan, dan mendukung kenyamanan masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari," jelas Lettu Ckm Purnomo.
Ia menambahkan, keterlibatan aktif warga menjadi kunci utama kesuksesan program ini. Kehadiran Satgas TMMD bukan hanya untuk menyelesaikan proyek fisik, melainkan juga untuk memelihara nilai-nilai luhur kemanunggalan.
"Seluruh personel Satgas TMMD terus bekerja bersama masyarakat dengan semangat gotong royong agar seluruh sasaran fisik dapat diselesaikan tepat waktu dan memberikan dampak nyata bagi kemajuan Desa Kesongo," pungkasnya.
Melalui sinergi yang kokoh antara TNI, Pemerintah Desa, dan masyarakat, TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro tidak sekadar menghadirkan fisik bangunan baru, tetapi juga menyemai kembali budaya kebersamaan.
Dengan hadirnya drainase sepanjang 330 meter ini, Dusun Krebet di Desa Kesongo kini bersiap menyambut musim hujan tanpa rasa cemas melangkah mantap menuju desa yang lebih maju, bersih, sehat, dan berkelanjutan.