PERSAKTI Dumai Siapkan Mubes Generasi Muda, Tiga Nama Mencuat sebagai Kandidat Ketua


Dibaca: 4656 kali 
Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:42:37 WIB
PERSAKTI Dumai Siapkan Mubes Generasi Muda, Tiga Nama Mencuat sebagai Kandidat Ketua Foto: Istimewa

DUMAI (MR) – Persatuan Keluarga Tapanuli Islam (PERSAKTI) Kota Dumai bersiap memasuki babak baru dalam perjalanan organisasinya melalui pembentukan sayap kepemudaan, Generasi Muda Tapanuli Islam. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat regenerasi kepemimpinan sekaligus mendorong peran aktif generasi muda dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

Organisasi yang berdiri sejak 1971 tersebut kini tengah mematangkan persiapan Musyawarah Besar (Mubes) Generasi Muda Tapanuli Islam. Agenda ini diharapkan menjadi momentum penting dalam membentuk struktur kepengurusan pemuda sekaligus merumuskan arah dan program kerja organisasi ke depan.

Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) PERSAKTI ke-55 yang direncanakan berlangsung pada Desember 2026, penguatan sektor kepemudaan dinilai menjadi langkah strategis untuk menjaga keberlangsungan organisasi agar tetap relevan dengan perkembangan zaman.

Selama ini, PERSAKTI Kota Dumai dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial serta bidang pendidikan melalui Yayasan Sekolah Dasar Swasta (SDS) Persakti.

Ketua Bidang Kepemudaan PERSAKTI Kota Dumai, A.R. Hakim Nasution, S.T., mengatakan bahwa penyusunan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Generasi Muda Tapanuli Islam telah dirampungkan bersama sejumlah tokoh senior PERSAKTI.

Penyusunan AD/ART tersebut menjadi fondasi awal dalam proses pembentukan organisasi kepemudaan sebelum memasuki tahapan berikutnya, mulai dari pelaksanaan Mubes hingga persiapan pelantikan pengurus.

“Di usianya yang mendekati 55 tahun beberapa bulan lagi, sudah saatnya PERSAKTI mengembangkan potensi secara maksimal di bidang kepemudaan. Kami berharap kehadiran wadah pemuda ini dapat memberikan warna positif serta kontribusi nyata di bidang sosial kemasyarakatan dan kepemudaan nantinya,” ujar Hakim Nasution saat ditemui di Sekretariat PERSAKTI, Jalan Mangga, Rimba Sekampung, Kota Dumai, Sabtu (10/10/2026).

Menurutnya, keberadaan Generasi Muda Tapanuli Islam diharapkan tidak sekadar menjadi pelengkap struktur organisasi, tetapi juga menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi, memperkuat solidaritas, serta mengambil peran dalam berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.

Seiring dengan rencana pelaksanaan Mubes, dinamika internal organisasi mulai menjadi perhatian. Sejumlah figur muda dengan latar belakang dan pengalaman organisasi berbeda disebut-sebut berpotensi meramaikan bursa calon Ketua Generasi Muda Tapanuli Islam Kota Dumai.

Tiga nama yang menjadi sorotan adalah Ali Tomu Harahap, S.T., Muhammad Rahmad, Pdd., dan Abdul Rahman Munthe, S.H.

1. Ali Tomu Harahap, S.T.

Ali Tomu Harahap dikenal sebagai pengusaha muda yang aktif dalam berbagai organisasi kepemudaan. Saat ini, ia dipercaya menjabat sebagai Bendahara Umum Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Dumai.

Pengalamannya di dunia usaha dan organisasi kepemudaan menjadi salah satu modal yang dinilai dapat mendukung kiprahnya dalam membangun organisasi pemuda.

2. Muhammad Rahmad, Pdd.

Muhammad Rahmad merupakan aktivis muda kelahiran Kota Dumai yang memiliki pengalaman dalam organisasi pelajar dan kemasyarakatan. Ia tercatat sebagai demisioner Sekretaris Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kota Dumai.

Selain itu, Rahmad juga aktif sebagai anggota Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) NU Kota Dumai serta terlibat dalam sejumlah organisasi kepemudaan lainnya.

Pengalaman tersebut menjadi bekal dalam aktivitas pengembangan sumber daya manusia, pengorganisasian pemuda, dan kegiatan sosial kemasyarakatan.

3. Abdul Rahman Munthe, S.H.

Abdul Rahman Munthe merupakan seorang advokat muda sekaligus pendiri ARM LAW OFFICE. Berbekal latar belakang pendidikan dan profesi di bidang hukum, ia juga memiliki pengalaman dalam berorganisasi.

Kombinasi pengalaman profesional dan aktivitas organisasi tersebut menjadikannya salah satu figur muda yang turut diperhitungkan dalam dinamika pembentukan kepemimpinan Generasi Muda Tapanuli Islam Kota Dumai.

Meski ketiga nama tersebut mulai mencuat, penetapan ketua nantinya akan mengikuti mekanisme organisasi yang ditetapkan dalam pelaksanaan Mubes.

Ketua Umum PERSAKTI Kota Dumai, H. Gamel Nasir Siregar, turut menegaskan pentingnya percepatan proses pembentukan sayap organisasi kepemudaan tersebut.

Ia mengungkapkan bahwa tim pembentuk telah mendapatkan surat keputusan (SK) dan mandat untuk mempersiapkan seluruh tahapan yang diperlukan dalam pembentukan Generasi Muda Tapanuli Islam Kota Dumai.

Gamel berharap tim yang telah diberikan mandat dapat segera merampungkan persiapan administrasi dan organisasi agar proses selanjutnya bisa dilaksanakan sesuai rencana.

“Sudah kita SK-kan tim pembentuk. Semoga dipercepat mempersiapkan prosesnya agar kita bisa ke langkah selanjutnya mempersiapkan Hari Ulang Tahun PERSAKTI ke-55 Desember nanti,” ujar Gamel.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa pembentukan organisasi kepemudaan menjadi salah satu agenda penting PERSAKTI dalam menyambut momentum ulang tahun ke-55.

Pelaksanaan Mubes Generasi Muda Tapanuli Islam Kota Dumai diharapkan tidak hanya menjadi forum pemilihan ketua dan penyusunan kepengurusan, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat persatuan antargenerasi di lingkungan PERSAKTI.

Melalui wadah tersebut, generasi muda diharapkan mampu menghadirkan gagasan segar, menyusun program kerja inovatif, serta memperkuat kontribusi organisasi dalam bidang sosial, pendidikan, pemberdayaan pemuda, dan kegiatan kemasyarakatan lainnya.

Dengan dukungan pengurus senior dan partisipasi aktif kalangan muda, pembentukan sayap kepemudaan ini diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam menjaga eksistensi PERSAKTI Kota Dumai.

Menjelang usia ke-55 tahun pada Desember 2026, PERSAKTI kini menghadapi momentum penting untuk memperkuat fondasi organisasi sekaligus menyiapkan generasi penerus yang mampu melanjutkan kiprah dan pengabdian kepada masyarakat. (*) 

 

Penulis: Roni Iriandani.SH