Dinas Perkim Rokan Hilir Bangun Sarana Air Minum Dan Sanitasi di 21 Desa


Dibaca: 3659 kali 
Senin, 02 Agustus 2021 - 20:22:36 WIB
Dinas Perkim Rokan Hilir Bangun Sarana Air Minum Dan Sanitasi di 21 Desa Kepala Bidang (Kabid) Kawasan Permukiman, Tito Satria, ST.

ROHIL (MR) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hilir (Rohil) mendapatkan alokasi dana sekitar 35 milyar khusus untuk penanganan stunting (gizi buruk) yang tersebar di 21 desa. Dana tersebut di kucurkan Melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2021.

Demikian disampaikan oleh Kepala Dinas (Kadis) Perumahan Kawasan dan Permukiman (Perkim) Kabupaten Rokan Hilir Zulfahmi, ST.MT melalui Kepala Bidang (Kabid) Kawasan Permukiman, Tito Satria, ST ketika di temui di ruang kerjanya, Senin (02/08/2021).

Untuk tahun ini, anggaran DAK yang dikucurkan APBN untuk sanitasi dan air minum lokus stunting sebesar Rp 19,8 miliar, kemudian untuk air minum Rp 16,4 miliar.

"Paling tidak kita bisa mengurangi kasus stunting yang ada di Rohil kemudian juga bagaimana kita bisa memberikan akses kepada masyarakat air minum dan sanitasi secara menyeluruh,"terang nya.

Tak hanya itu, sambungnya, Rokan Hilir bukan hanya daerah stunting tapi seluruh daerah Rokan Hilir juga rawan air minum dan rawan sanitasi. Dan yang akan fokus untuk dikerjakan adalah lokus stunting ini.

Adapun sebaran stunting di 21 desa tersebut diantaranya di Kecamatan Sinaboi, Kecamatan Pekaitan, Kecamatan Rimba Melintang, Kecamatan Tanah Putih, Kecamatan Pujud, Kecamatan Balai Jaya, Kecamatan Bagan Sinembah Raya.

Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kabupaten Rokan Hilir ke depan berencana untuk melakukan peningkatan kualitas air bersih menjadi air minum melalui beberapa uji sampel terlebih dahulu di Balai POM, layak atau tidak untuk di konsumsi.

"Jadi nantik kelompok pengguna dan pemelihara yang dikelola oleh masyarakat itu sendiri, sementara kedepan Perkim melakukan pembinaan terhadap kelompok pembina dan pemelihara (KPP)," pungkasnya. (Wisman)