Wawako : UMKM Pangan Aset Pemerintah Daerah

BPOM Gelar Bimbingan Teknis Keamanan Pangan Untuk UMKM Pangan Tahun 2019

Wakil Walikota Dumai, Eko Suharjo secara resmi membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Keamanan Pangan untuk UMKM Pangan tahun 2019

DUMAI (MR) - Wakil Walikota Dumai, Eko Suharjo secara resmi membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Keamanan Pangan untuk UMKM Pangan tahun 2019 yang digelar oleh Direktorat Pemberdayaan Masyarakat dan Pelaku Usaha Badan POM RI dan Kantor Badan POM di Kota Dumai, Kamis (8/8/2019) bertempat di Hotel Grand Zuri.

“Peran UMKM pangan sebagai salah satu kekuatan pendorong pembangunan ekonomi negara memiliki peran strategis dalam ekonomi nasional dan peran penting dalam ekonomi rakyat sebagai penggerak ekonomi keluarga,” ujar Wakil Walikota Dumai, Eko Suharjo saat membuka Bimtek Keamanan Pangan.

Selain itu, lanjut Wawako, UMKM pangan merupakan aset Pemerintah Daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, penyediaan dan perluasan lapangan kerja dan lentur terhadap krisis serta merupakan alternatif usaha di masa krisis.

Menurut data Kementrian Koperasi dan Usaha Kecil dan Mikro, jumlah usaha Mikro yang ada sebanyak 55.856.756 dari jumlah total industri 55.888.700 atau sebanyak 99.94%.

Lanjut Wawako, Badan POM melaksanakan pengawasan pre market dan post market. Untuk pengawasan pre market dilakukan melalui penilaian evaluasi keamanan, mutu, gizi, dan label pangan olahan. Sedangkan pengawasan post market dilakukan dengan sampling dan pengujian laboratorium serta pemeriksaan sarana produksi dan distribusi.

“Untuk Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP) di Kota Dumai, sebanyak 3,65% dari 657 sarana IRTP telah dilakukan pemeriksaan sarana produksi bersama petugas Dinas Kesehatan. Hasilnya, mayoritas UMKM tersebut yang masih belum menerapkan Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB). Penyebab utamanya adalah rendah pengetahuan, kemampuan dan kesadaran pengelolaan higiene sanitasi lingkungan, seperti pembuangan sampah, kebersihan/higiene perorangan dan peralatan, fasilitas produksi belum bebas dari hama, serangga, dan tikus, serta suplai air yang tidak memenuhi kebutuhan,” bebernya.

Berdasarkan data-data tersebut di atas, kata Wawako, diperlukan upaya intensifikasi peningkatan keamanan pangan di tingkat sarana produksi melalui peningkatan pemahaman pelaku usaha.

“Diharapkan melalui pemberdayaan pelaku usaha dilakukan bersama dan sinergis antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, khususnya UMKM Kota Dumai, menumbuhkan iklim kondusif untuk pengembangan usaha bagi UMKM sehingga mampu tumbuh dan berkembang menjadi usaha yang tangguh dan mandiri,” harap Eko Suharjo.

Dalam rangka mendukung pemberdayaan UMKM, salah satu cara yang dilakukan oleh Badan POM adalah melakukan Intervensi Keamanan Pangan bagi UMKM Pangan.

“Semoga dengan adanya kegiatan ini, dapat meningkatkan pengetahuan terhadap keamanan pangan dan dapat membantu bapak/ibu dalam mendaftarkan izin edar setiap produk pangan yang ingin diperdagangkan guna meningkatkan tingkat kepercayaan konsumen dan meningkatkan nilai ekonomi dari pelaku usaha,” sebutnya.

Kota Dumai merupakan wilayah ekonomi yang strategis dan berkembang dengan cepat, khususnya di bidang industri pangan sehingga untuk memenuhi regulasi pemerintah dan meningkatkan kepercayaan masyarakat akan makanan yang aman dan sehat.

Keberadaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia mempunyai peranan strategis dalam perekonomian nasional, terutama dalam penyediaan lapangan kerja dan kesempatan berusaha yang lebih besar mengingat jumlahnya yang sangat besar. UMKM juga dipandang sebagai jaring pengaman sosial dan memberdayakan serta mengembangkan potensi ekonomi rakyat.

Hadir pada pembukaan Bimtek Keamanan Pangan, Dra. Dyah Sulistyorini, M.Sc., Apt. dari Kepala Subdirektorat Pemberdayaan Pelaku Usaha Badan POM RI, Kepala Kantor Badan POM di Kota Dumai, Emi Amalia, perwakilan Dinas Kesehatan Kota Dumai, Dinas Perdagangan Kota Dumai serta ratusan peserta UMKM Pangan.




Loading...

[Ikuti Monitorriau.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 0853-6543-3434/0812-6686-981
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Monitorriau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan