Riau

SPBU SPR Batu 4 Kecamatan Bangko Berbenah, Layani Konsumen Sampai Malam

Zulfakar S.E, M.Si

ROHIL (MR) - Perusahaan Umum Daerah Sarana Pembangunan Rokan Hilir (Perumda SPR) Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau terus berbenah dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Sistem manajemen pembelian bahan bakar minyak (BBM) seperti Premium sudah tertata sedemikian rupa di Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU) berlokasi di Jalan Kecamatan Batu 4 Kecamatan Bangko, kini melayani konsumen sampai malam hari.

Selain memberikan pelayanan terbaik, sistem manajemen keuangan pun telah diatur dengan baik. Demikian disampaikan oleh Direktur Keuangan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sarana Pembangunan Rokan Hilir (SPR), Zulfakar, SE, M.Si kepada MonitorRiau.com di Bagansiapiapi, Minggu (08/08/2021).

Peningkatan pelayanan lainnya termasuk melakukan penambahan kuota minyak premium dari 8 (delapan) ton kini menjadi 16 (enam belas) ton per hari untuk memenuhi kebutuhan masyarakat umum maupun masyarakat nelayan  di Bagansiapiapi, Kecamatan Bangko.

Bio solar dua puluh empat ton per hari untuk melayani masyarakat umum maupun masyarakat perikanan (nelayan), pertanian dan lain lain, ke depan Perumda SPR akan menambah sebanyak 16 ton.

Diketahui, di Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU) Sarana Pembangunan Rokan Hilir Kecamatan Bangko sebelumnya hanya hanya melayani tiga jenis BBM seperti Premium, Pertalite dan Bio Solar.

Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat umum tersebut, pihak Perumda SPR dalam waktu dekat akan melakukan penambahan BBM jenis lainnya seperti Dexlite dan Pertamax.

Zulfakar mengatakan BBM jenis premium dalam beberapa bulan terakhir sudah tidak ada lagi. Sebab Premium merupakan BBM bersubsidi sehingga akan diganti dengan Pertalite harga Premium oleh pihak PERTMINA.

"Untuk penjelasan lebih lanjut nanti akan kita lihat dari Pertamina, seperti apa Pertalite harga Premium, yang dimaksud. Ini belum bisa kita jelaskan sekarang, sebab produknya belum disampaikan Pertamina ke setiap SPBU, namun kita tetap mengedepankan kepentingan masyarakat umum," katanya.

Zulfakar mengaku jika Premium masih tetap di angka 16 ton sebenarnya kebutuhan masyarakat nelayan  sudah terpenuhi. Namun, bila nanti pihak Pertamina mau menambah kuota Premium di angka delapan ton lagi, ini sangat berpengaruh terhadap konsumen.

"Artinya konsumen pengguna Premium mengharapkan tambah lebih banyak lagi," tukasnya.

Sementara karena posisi SPBU SPR tidak berada di Jalan Lintas Riau-Sumut sehingga BBM jenis Bio Solar di SPBU Bagansiapiapi lebih banyak dibutuhkan oleh masyarakat nelayan dan pertanian dari masyarakat umum. Hal itu disebabkan masyarakat nelayan di wilayah pesisir rata rata membutuhkan minyak solar.

Tingginya permintaan masyarakat nelayan maupun masyarakat petani terhadap kebutuhan minyak solar hal itu sempat membuat minyak solar di SPBU SPR Bagansiapiapi yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemkab Rokan Hilir ini mengalami kelangkaan.

Hal itu kata Zulfakar bukan karena ada unsur kesengajaan dari pihak SPBU namun lebih disebabkan tingginya permintaan dari masyarakat dari jumlah kuota yang tidak seimbang sehingga berdampak kepada kelangkaan BBM di SPBU SPR Bangko.

"Pihak Pertamina merespons komunikasi kita, makanya ditambah. Tapi kalau untuk solar posisinya 24 ton per hari sebetulnya itu masih kurang. Pasnya itu harus 36 ton per hari," ujarnya.

Tidak hanya meningkatkan pelayanan pengisian bahan bakar dan penambahan jumlah kuota jumlah jenis bahan bakar minyak lainnya saja, pihak SPBU SPR juga merenovasi sejumlah fasilitas umum lainnya.

Seperti meningkatkan sarana dan prasarana perbaikan toilet terlihat lebih baik dari sebelumnya, kemudian plang dan toten bertuliskan PERTAMINA, dan nama nama jenis BBM yang tersedia seperti mushalla dan mini market.

Ditambah lagi adanya hiasan lampu sehingga waktu malam SPBU Batu 4 terlihat lebih menarik dari sebelumnya.

Semua ini tidak terlepas dari sentuhan tangan dingin dari Direktur Utama (Dirut) Kasmer Dahlan, S.IP, Zulfakar SE.M.Si sebagai Direktur Keuangan, M. Syah Padri, ST sebagai Direktur Pengembangan, sementara Direktur Umum dipimpin oleh Rahmad Hidayat, S.Si.MM. (Wisman)




Loading...

[Ikuti Monitorriau.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 0853-6543-3434/0812-6686-981
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Monitorriau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan