Riau

Hutama Karya Akan Garap Tol Pekanbaru-Padang

Ilustrasi
JAKARTA (MR) - Penandatanganan Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) oleh PT Hutama Karya untuk ruas Pekanbaru-Padang berlangsung hari ini.
 
Penandatangan dilakukan oleh Direktur Utama Hutama Karya Bintang Perbowo disaksikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
 
Tol Pekanbaru-Padang memiliki panjang 254,80 km. Tol ini bagian tol Trans Sumatera.
 
Direktur Utama Hutama Karya Bintang Perbowo mengatakan, tol Pekanbaru-Padang terbagi atas 14 seksi.
 
"Jadi ruas tol Pekanbaru-Padang ini nantinya akan terdiri atas seksi 1-2 Pekanbaru-Bangkinang, seksi 3-7 Bangkinang-Payakumbuh, seksi 8-12 Payakumbuh-Sicincin, dan seksi 13-14 Sicincin-Padang," kata Bintang dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (17/7/2018).
 
Total investasi untuk Tol Pekanbaru-Padang sebesar Rp 80,41 triliun. Adapun rinciannya, Rp 4,75 triliun untuk Padang-Sicincin dan Rp 75,65 triliun Sicincin-Pekanbaru.
 
Bintang mengatakan, tol ini bakal rampung tahun 2025. Asalkan, semua lahan sudah rampung dibebaskan pada Desember 2021.
 
"Dengan ditandatanganinya Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol ini, kami berharap dapat mempercepat proses pembangunan jalan tol ruas Pekanbaru- Padang yang ditargetkan selesai pada tahun 2025 dengan asumsi pembebasan lahan dapat selesai seluruhnya paling lambat pada Desember 2021," jelasnya.
 
Sebagai tambahan, penandatanganan PPJT ini menindaklanjuti Surat Menteri PUPERA kepada Hutama Karya nomor JL.03.04-Mn/913 tanggal 11 Juli 2018 perihal Penetapan Rencana Usaha Pengusahaan Jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang-Payakumbuh-Bukittinggi-Padang Panjang-Lubuk Alung-Padang.




Loading...

[Ikuti Monitorriau.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 0853-6543-3434/0812-6686-981
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Monitorriau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan