Puluhan Hektare Lahan di Dumai Terbakar

Kodim 0320/Dumai Gelar Rapat Penanganan Karhutla

50 Hektare Lahan di Dumai Terbakar

DUMAI (MR) - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih melanda wilayah Kota Dumai, sejak beberapa pekan terakhir, luas lahan yang terbakar mencapai puluhan hektar.

“Untuk di wilayah Kota Dumai, saat ini ada sekitar 7 titik hotspot dengan luas lahan gambut yang terbakar lebih kurang 50 hektare,” ungkap Komandan Kodim (Dandim) 0320/ Dumai, Letkol (Inf) Horas Sitinjak dalam rapat evaluasi koordinasi penanganan Karhutla di Wilayah Kota Dumai, Rabu (27/2/2019) sore di Posko Terpadu Penanganan Karhutla, Kantor BPBD, Jalan Putri Tujuh Dumai.

Menurut Dandim 0320/ Dumai, dibukanya posko terpadu ini sebagai central informasi bagi semua pihak, khususnya Satgas Karhutla di Kota Dumai dalam memantau perkembangan kondisi Karhutla guna skema perbuatan personil.

“ Semua kegiatan penanganan karhutla harus terkoordinir, karena permasalahan ini merupakan permasalahan kita semua serta perlu efektivitas dan maksimal dukungan perlengkapan, sehingga apabila wilayah lain yang lebih riskan membutuhkan sarana dan prasarana dapat segera diberikan,” harap Horas.

Penderita ISPA di Dumai Capai 2.344 Orang

Dampak dari kebakaran hutan dan lahan yang sedang terjadi di Kota Dumai, sebanyak 2.344 masyarakat Dumai menderita ISPA.

“. Saat ini tercatat penderita ISPA sebanyak 2.344 orang dari angka normal pasien ISPA sebanyak 1.100 orang perminggu. Jadi ada peningkatan kasus akibat kabut asap dari Karhutla ini,” sebut dr. Hafidz Perwana perwakilan Dinas Kesehatan Kota Dumai seraya menyampaikan bahwa Dinas Kesehatan siap menjemput bola apabila personil atau petugas yang sedang bertugas memadamkan api di lokasi kebakaran.

Polres Dumai Tangani 4 LP Terkait Karhutla

Kepolisian Resort (Polres) Dumai telah menangani empat laporan polisi (LP) terkait karhutla dengan empat tersangka.

“Dan saat ini masih kami lakukan penyelidikan lebih lanjut,” ujar  Kapolres Dumai, AKBP Restika P. Nainggolan seraya menegaskan hingga saat ini Kota Dumai masih kondusif dan secara total yang terbakar seluas 78 Hektare.

214 Personil Diterjunkan

Untuk menangani kebakaran hutan dan lahan di Kota Dumai, sebanyak 214 personil dari Satgas Karhutla diterjunkan.

“Ratusan personil tersebut diterjunkan untuk melakukan pemadaman dan pendinginan di sembilan (9) tempat kejadian perkara (TKP) Karhutla yang terjadi di Kota Dumai,” beber Pasi Ops Kodim 0320/ Dumai, Kapten Yusli.

Untuk Menangani Karhutla, Dumai Masih Minim Peralatan

Sejak beberapa tahun terakhir Kota Dumai terjadi kebakaran hutan dan lahan, namun untuk menanganinya Kota Dumai masih minim peralatan/perlengkapan. Kendati begitu, Satgas Karhutla Kota Dumai terus berupaya dan berjibaku melakukan pemadaman hingga pendinginan Karhutla dengan peralatan yang ada.

“Mengenai kesiapan dan kelengkapan sarana dan prasarana (sarpras) saat ini kita memiliki 20 unit alat, diantaranya mini striker, beberapa alat pemadam bermesin honda, dan kendaraan. Sarpras ini belum mencukupi, karena Kota Dumai masih membutuhkan lebih banyak alat dan kendaraan,” sebut Kepala BPBD Kota Dumai, Afrilagan.

Ia juga menyebutkan, anggaran khusus reaksi cepat yakni operasional yang diberikan untuk dipergunakan selama satu tahun. Alokasi untuk BBM 40 hari dan makan siang 60 hari selama satu tahun.

“Untuk itu kami berharap seluruh elemen bisa menggunakan anggarannya masing-masing dan Pemerintah dapat mengusulkan penambahan anggaran lagi,” harapnya.

Hadir mengikuti Rapat, Walikota Dumai diwakili Asisten I Pemko Dumai, Syamsudin, Kabag Ops Polres Dumai, Kompol A. Gea, Manggala Agni Ops Dumai, Jusman, regu pemadam DKPP, Camat se Kota Dumai dan beberapa perwakilan perusahaan.


Loading...

[Ikuti Monitorriau.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 0853-6543-3434/0812-6686-981
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Monitorriau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan