Daerah

IHMSI Dukung Penuh Inisatif KLHK Langka Perbaikan Sektor Hijau di Indonesia

PANGKALAN KERINCI (MR) - Indek Kualitas Lingkungan adalah suatu sarana kebijakan yang diambil untuk mengetahui kualitas lingkungan hidup di suatu wilayah tertentu dan merupakan gambaran atau indikasi awal yang memberikan kesimpulan dan pengendalian luas serta memberikan tindakan cepat dari suatu kondisi lingkungan dalam periode-priode tertentu, sehingga realisasi kebijakan dapat terserap dan memberikan hasil perubahan atas takaran kebijakan yang di terapkan.

Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Inisiatif Hijau Untuk Masyarakat Sipil Indonesia (IHMSI) sangat mengapresiasi langkah inisiatif pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia dalam upaya percepatan perbaikan di sektor Hijau yang definitif 

"Jelas kita salut dengan diplomasi global yang memiliki target capaian dalam program sarana kebijakan yang komprehensif. Hal ini tentunya juga menjadi tanggung jawab kita bersama masyarakat dan unsur pemerintah sebagai warga negara yang baik dan peduli terhadap masa depan perubaham iklim panas bumi di negara yang kita cintai ini,” ujar Ketua Pembina LSM IHMSI, Jhonny, di Pangkalan Kerinci, Sabtu (1/2).

Lanjut Jhonny , target perbaikan iklim di Indonesia harus melakukan pendekatan di masyarakat dan berkelanjutan. 

"KLHK dalam capaian untuk penurunan suhu Iklim panas bumi di masa depan perlu memerhatikan perubahan yang rill di masyarakat," ucapnya lagi.

Menurut ia lagi, melibatkan masyarakat sipil dalam gerakan yang preventif dan menjurus pada sasaran prilaku yang tepat serta efektifitas dan proteksi dini yang harus jelas dan berorientasi pada hasil.

“kerusakan hutan dan lingkungan tentunya adalah kejahatan kemanusiaan, langkah-langkah pencegahan harus mencakup dari berbagai aspek di masyarakat. Para pihak yang memiliki kepentingan dalam sektor hijau harus bertanggung jawab melakukan pencegahan dan penyelamatan ekosistem wilayahnya yang merorientasikan nya pada hasil perubahan dan melakukan langkah-langkah produktif sebagai solusi perbaikan ekologis di masyarakat," ungkapnya.

Masih kata Jhonny lagi, jawaban atas pencegahan Kerusakan hutan parah selama ini di indonesia harus menjadi tindakan priotoritas dan juga terintegrasi pada aspek perbaikan ekonomi masyarakat dan penanganan konflik ekologis sosial yang terjadi.

"Ini harus menjadi Out of the box thingking oleh masyarakat," kata mantan Ketua Relawan Jokowi pada masa Pilpres yang lalu ini mengakhiri.

(ton).




[Ikuti Monitorriau.com Melalui Sosial Media]






Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 0853-6543-3434/0812-6686-981
atau email ke alamat : redaksimonitorriau@gmail.com
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Monitorriau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan