Terkait Eksekusi Lahan Pangkalan Gondai

Jokowi: Gubernur dan Kapolda, Tolong Cek Lapangan. Ditunggu Laporannya di Jakarta

PANGKALAN KERINCI (MR) - Ketika membagikan ribuan sertifikat kehutanan sosial kepada warga masyarakat Riau serta sekaligus meresmikan pabrik rayon PT Asia Pacific Rayon (APR) milik Group Royal Gold Eagle (RGE), Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menerima pengaduan dari ratusan Warga Masyarakat Pangkalan Gondai, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, Riau, bertempat di Komplek PT Riau Andalan Pulf and Papers (RAPP), Pangkalan Kerinci, Jumat (21/2/2020).

Dalam pengaduan tersebut warga masyarakat menyampaikan soal dieksekusinya lahan Koperasi Gondai Bersatu dan Koperasi Sri Gumala Sakti oleh PT Nusa Wana Raya (NWR) seluas 1.300 Hektar.

"Saya minta tolong sama Pak Jokowi, lahan kami dieksekusi oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) pak mohon bantuannya pak Jokowi," teriak salah seorang warga.

Mendapat terikan itu Presiden Jokowi menjelaskan, pemerintah telah memberikan hak mengelola hutan desa kepada lembaga pengelola hutan desa. 

"Untuk Pangkalan Gondai kan sudah diberikan hak mengelola hutan desa kepada lembaga pengelola hutan desa, seluas 9.210 Hektar di desa Pangkalan Gondai," terang Presiden Jokowi.

Namun masyarakat menjelaskan bahwa lahan yang dimaksud bukan hutan desa, tapi lahan Koperasi yang mereka kelola yang diejzekusi oleh PT NWR memakai alat berat. 

Mendapat pengaduan tersebut Presiden Jokowi langsung memerintahkan kepada Gubernur dan juga Kapolda Riau untuk segera mencek ke lapangan.

"Pak Gubernur dan Pak Kopolda nanti tolong dicek lapangan. Nanti sepulang ini di Jakarta saya tunggu informasinya," ujar Jokowi dengan tegas yang disambut terikan gembira dari warga masyarakat. (ton)




[Ikuti Monitorriau.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 0853-6543-3434/0812-6686-981
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Monitorriau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan