Daerah

Pemkab Labuhanbatu Laksanakan Seserahan Kampung KB Demi Kualitas Kehidupan Masyarakat

LABUHANBATU (MR) - Sarasehan kampung KB dilaksanakan di Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, Selasa (25/2/2020).

Ibu Bupati Labuhanbatu Ny Rosmanidar Andi Suhaimi Dalimunthe ST.MT menyampaikan Kampung KB adalah satuan wilayah setingkat RW atau dusun yang memiliki kriteria tertentu dimana terdapat keterpaduan program Kependudukan, Keluarga Berencana, dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) dan pembangunan sektor terkait yang dilaksanakan secara sistemik dan sistematis. Kampung KB dicanangkan pertama kali oleh Presiden Joko Widodo di kabupaten Cirebon Jawa Barat pada tanggal 14 Januari 2016.

“Kampung KB bukan hanya melibatkan Dinas KB saja, namun juga melibatkan seluruh dinas intansi terkait untuk bersama-sama meningkatkan kualitas hidup masyarkat terutama masyarakat yang berada di daerah-daerah pinggiran, perbatasan, terpencil dan wilayah nelayan,” ucap Rosmanidar.

Lanjut Kepala Dinas PPKB Kabupaten Labuhanbatu Lidiyawati S.Psi,M,AP bahwa Kampung KB tujuannya membuka ruang untuk masyarakat agar menjalankan program pemerintah cukup dua anak, kampung KB Pindoan juga sudah membentuk yang namanya MANOBA (Mama-mama Anti Narkoba).

Ruang lingkup pelaksanaan Kampung KB, antara lain Kependudukan, Keluarga Berencana, Ketahanan Keluarga dan Pemberdayaan Keluarga, serta kegiatan lintas sektor (bidang pemukiman, sosial ekonomi, kesehatan, pendidikan, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak). Kampung KB bertujuan untuk mengentaskan kemiskinan, terbinanya peserta KB aktif, mengaplikasikan 8 fungsi keluarga, dan koordinasi lintas sektor.

Salah satu contoh kampung KB adalah Kampung KB Pindoan yang berada di kecamatan Rantau utara terdapat beberapa kegiatan yang sudah berjalan dan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Diantaranya : (1) Bidang Agama, meningkatnya kesadaran masyarakat dibidang keagamaan seperti Pengajian, shalat berjamaah di mesjid, dan dibentuknya Ikatan Remaja Mesjid. (2) Bidang Sosial Budaya, yaitu adanya sosialisasi bahasa ibu kepada masyarakat. (3) bidang Perlindungan, yaitu adanya fasilitasi dari Dinas Catatan Sipil untuk pembuatan akta kelahiran, KK dan perekaman KTP secara massal. Selain itu, dilakukan pendataan bagi masyarakat kurang mampu yang belum mempunyai KIS (berkoordinasi dengan Dinas Sosial). (4) Bidang Cinta Kasih yaitu dengan dibuatnya kawasan kampung ramah anak oleh Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. (5) Bidang Pendidikan, telah adanya Sudut baca di kampung KB dan telah mendapat bantuan buku-buku bacaan dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Serta,dilakukan pendataan bagi anak-anak usia sekolah yang kurang mampu yang belum mempunyai KIP (kartu Indonesia Pintar).

(6) Bidang Reproduksi yaitu telah dilaksanakannya sosialisasi kesehatan Reproduksi kepada remaja oleh Dinas KB dan Dinas Kesehatan serta dibentuknya Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) di Kampung KB. (7) Bidang Ekonomi yaitu dibentuknya kelompok UPPKS dan Kelompok Wanita Tani. (8) Bidang Lingkungan, yaitu dilakukan pemanfaatan pekarangan rumah, pengelolaan sampah.

“Dalam meningkatkan kegiatan di kampung KB, peran serta masyarakat sangat diperlukan untuk kesinambungan kegiatan dan tercapainya cita-cita kampung KB sebagai upaya untuk meningkatan kualitas hidup masyarakat terutama di daerah pinggiran dan terpencil,” tutup Lidiyawati.

Acara Sarasehan kampung KB di Eks pasar baru dihadiri ibu Bupati Labuhanbatu, Asisten1 Pemkab Labuhanbatu, Kadis PPKB Labuhanbatu, Ibu Dandim 0209/Labuhanbatu, Kadis Kesehatan, Camat Rantau Utara, Camat Rantau Selatan, lurah dan masyarakat. (Anditan)




Loading...

[Ikuti Monitorriau.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 0853-6543-3434/0812-6686-981
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Monitorriau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan