Daerah

Beli Mobnas Rp 3 M Direktur Formasi Riau: Rakyat Masih Miskin dan Tidak Bersekolah

Direktur LSM Formasi Riau DR Nurul Huda SH MH.

PANGKALAN KERINCI (MR) - Pemerintah Kabupaten Pelalawan pada Tahun 2020 telah menganggarkan untuk pembelian Mobil Dinas (Mobnas) kepada Camat, Kapolres dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan sebesar Rp 3 Milliar.

Mobnas yang akan didapatkan masing-masing para Camat berupa Toyota Rush atau Mitsubhisi Expander. Sedangkan untuk Kapolres dan Kejari Pelalawan, berupa Toyota Fortuner jenis terbaru.

Terkait dengan adanya rencana Pemerintah Kabupaten Pelalawan untuk membeli Mobnas tersebut, mendapat tanggapan dari Direktur Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Forum Masyarakat Anti Korupsi (Formasi), Riau, DR Muhammad Nurul Huda SH. MH.

"Rakyat masih banyak yg miskin. serta masih banyak yg putus sekolah karena berbagai persoalan dan salah satunya karena ketiadaan biaya serta masih banyaknya yang belum bekerja," ujarnya di Pekanbaru melalui sambungan seluler, Kamis (12/3).

Kata Ia lagi, dengan ada rencana membeli mobil dinas dengan anggaran yang cukup besar begitu, tentu ini sangat melukai hati rakyat.

"Ada baiknya ditunda pembelian mobil dinas tersebut. Lagi pula mobil dinas yang lama ada. Ya, ada baiknya yg lama diberdayakan dan diperbaiki," terangnya lagi.

Dijelaskannya, kinerja pejabat publik tidak diukur dgn mobil dinas. Tapi apakah pekerjaan tersebut sudah bisa memuaskan rakyat atau tidak dan program anti korupsi sudah berjalan dengan maksimal atau belum. 

"Saya melihat program pencegahan korupsi belum maksimal dilakukan di Kabupaten Pelalawan. Masih banyak kasus-kasus besar yang harus dituntaskan. Jadi rasanya gak sepadanlah kinerja yang belum prima dengan pemberian mobil dinas," ungkap ahli pidana ini lagi.

Untuk itu Nurul Huda mengharapkan agar pihak-pihak yang menerima mobil dinas tersebut agar menolak pemberian tersebut karena tidak mencerminkan penghematan anggaran yang sering dikatakan Bupati Pelalawan.

"Jika pemda tetap memaksa beli mobil dinas, saya sarankan pihak-pihak yang diberikan mobil dinas tersebut menolak untuk menggunakan mobil dinas tersebut," katanya mengakhiri.

(ton).




Loading...

[Ikuti Monitorriau.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 0853-6543-3434/0812-6686-981
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Monitorriau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan