Sekda : Ajarkan Anak Pendidikan Agama Sejak Dini

Puluhan Mahasiswa dan Siswa Ikuti Kegiatan Pembinaan Kesehatan

Sekda Kota Dumai DR Herdi saat membuka Pembinaan Kesehatan bagi Generasi Muda di The Zuri Hotel

DUMAI (MR) – Pemerintah Kota (Pemko) melalui Bagian Administrasi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kota (Setdako) Dumai menggelar kegiatan Pembinaan Kesehatan Generasi Muda dan Pendidikan Masyarakat dari Bahaya HIV AIDS, Narkoba dan LGBT, Kamis (12/11/2020).

Kegiatan yang berlangsung di lantai 12 The Zuri Hotel tersebut secara langsung dibuka Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Dumai, DR. H. Herdi Salioso. Ada dua narasumber yang akan memberikan materi, yakni, dr. Khairi Prawira dari Dinas Kesehatan Provinsi Riau dan Ustadz Roni Chandra dari MUI Provinsi Riau.

“Saya atas nama Pemerintah Kota Dumai akhir-akhir ini sungguh sangat prihatin karena semakin cepatnya peningkatan penularan penyakit HIV AIDS, peningkatan peredaran narkoba dan peningkatan penyakit masyarakat yang disebut dengan nama Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT) yang sudah tersebar hampir merata di seluruh Indonesia, tidak terkecuali di Provinsi Riau khususnya Kota Dumai,” ujar Sekda Kota Dumai, DR. Herdi Salioso mengawali sambutannya.

Menurutnya, Kota Dumai adalah kota pelabuhan sangat rentan dengan penyebaran penyakit ini. Hal ini tentunya sangat terasa karena arus perpindahan manusia dan barang bukan lagi dalam skala nasional, tetapi sudah pada skala internasional masuk ke Kota Dumai. Dengan kondisi yang demikian, bukan tidak mungkin penyakit ini ikut serta masuk ke daerah kita ini melalui pelabuhan-pelabuhan resmi dan pelabuhan tidak resmi.

Apalagi saat ini sedang marak-maraknya protistusi online, adanya komunitas LGBT dan penyimpangan seksualitas lainnya, kejahatan penyalahgunaan narkoba tentunya semua itu berpotensi terhadap Penularan HIV/AIDS.

“Oleh karena itu, saya berpesan kepada generasi muda Kota Dumai sudah saatnya jangan dekati prostitusi, Narkoba, dan lakukan aktifitas seksual dengan pasangan yang sah sesuai dengan perintah agama, maka penyakit tersebut Insya Allah akan terjauh dari diri kita semua,” pesan Sekda.

Selain itu, diperlukan pencegahan dini di dalam keluarga dengan mengajarkan anak remaja kita tentang agama yang melarang perbuatan maksiat. Peran orang tua sebagai role model di dalam keluarga sangatlah perpengaruh terhadap perkembangan anak-anak kedepan.

“Saya juga mengajak kepada peserta yang hadir disini untuk mencermati sekaligus mengikutinya dengan penuh perhatian sehingga nantinya segala apa yang didapat dalam kegiatan ini dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” tutupnya.

Sementara, Kabag Kesra Setdako Dumai, Drs. Syawir Kasim selaku panitia pelaksana menambahkan, bahwa kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan kekhawatiran masyarakat dan orang tua, juga sejalan dengan arahan Walikota Dumai pada tahun 2019 tentang, sudah mengkhawatirkannya kasus HIV AIDS di Dumai berada pada peringkat kedua di Provinsi Riau, berdasarkan informasi dari KPAI dan Dinas Kesehatan Dumai ditahun 2019, bila ditelusuri setiap minggunya maka kita akan menemukan satu orang penderita HIV AIDS.

“Ditambah lagi pengedar Narkoba dan peredarannya serta dampak Na rkobadi Dumai berada pada kondisi yang sangat memprihatatinkan terutama bagi generasi muda kita,” ujar Syawir.

Disamping itu juga hadir di kota Dumai penyakit masyarakat dan penyimpangan seksual yakni LGBT. Bahkan sudah ada komunitas yang terindikasi LGBT dan mulai merasuki kehidupan generasi muda.

Lanjutnya, kegiatan ini merupakan cikal bakal kedepan kita bersama Pemerintah bekerjasama TNI/POLRI, BNK, Alim Ulama, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat dan instansi terkait lainnya serta Ormas dan Pemuda Kota Dumai.

“Setelah kegiatan ini, Harapan kami segera kita follow up untuk menyelamatkan generasi muda dengan membentuk komunitas atau organisasi pemuda anti HIV AIDS, Narkoba dan LGBT di Kota Dumai beserta program – programnya,” harap Syawir.

Kegiatan ini diikuti sebanyak 72 peserta dari mahasiswa dan siswa, dimana setiap perguruan tinggi dan sekolah mengutus masing – masing 4 orang dari 18 perguruan tinggi dan SLTA Sederajat di kota Dumai.

Tampak hadir Ketua MUI Kota Dumai, Drs. Zakaria, perwakilan Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan Kota Dumai dan tamu undangan lainnya.




Loading...

[Ikuti Monitorriau.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 0853-6543-3434/0812-6686-981
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Monitorriau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan