Politik

Kapolda Beberkan Sejumlah Kades di Kampar Diintimidasi Salah Satu Paslon

Kapolda Riau, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara

PEKANBARU (MR) - Sejumlah kepala desa (Kades) di Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, mendapat intimidasi dari salah satu pasangan calon (paslon) kepala daerah terkait Pilkada serentak pada Februari nanti. Kades diperintahkan oleh paslon tersebut untuk tidak memilih calon lain agar langkah menjadi Bupati dan Wakil Bupati Kampar berjalan mulus.

Adanya intimidasi ini sudah diketahui Polda Riau. Kades diminta jangan takut atas tekanan itu dan tetap diminta netral, karena pilihan pada Februari berada pada tangan masyarakat.

Kepada media, Kapolda Riau Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, di Sekolah Polisi Negara (SPN), Jalan Pattimura, Kota Pekanbaru, Rabu (4/1/2017) mengatakan adanya intimidasi ini merupakan bentuk kerawanan Pilkada. Hal ini dikhawatirkan mengganggu‎ keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang Pilkada.

Hanya saja, dirinya enggan menyebut siapa paslon yang dimaksud dan kades mana saja di Kabupaten Kampar yang mendapat intimidasi.

"Saya mengimbaukan kepada paslon tidak perlu paksa, Kadesnya juga tidak perlu takut, yang milihkan rakyat," ungkapnya mengingatkan.

Masalah ini, sudah ditangani ‎pihaknya dan pihak terkait yang turut menyelenggarakan Pilkada."Artinya keadaan ini masih bisa ditangani," katanya.

Pria berbintang dua ini menyebut Pilkada di dua daerah Riau, yaitu Kota Pekanbaru dan Kabupaten Kampar bakal memasuki riskan karena terjadinya pelanggaran, baik itu saat proses kampanye terbuka, pemungutan suara hingga perhitungan.

Untuk menghadapinya, Kapolda sudah mempersiapkan ribuan pasukan dari berbagai satuan yang ada. Personil ini diturunkan ke Kampar dan Kota Pekanbaru, di mana Polda sifatnya hanya sebagai bantuan.

"Ada ‎2.059 personil Polda dan jajaran di Polres kedua daerah itu diturunkan," sebut Zulkarnain.

"Kita juga meminta para paslon agar melakukan hal-hal yang menyejukkan dan jangan sampai memicu terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat,"sebutnya.

"Ini demokrasi Indonesia. Ini kan sarana, saya minta tolong jangan intimidasi dan jangan lakukan tindak kekerasan. siap kalah siap menang,"pintanya lagi.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Guntur Aryo Tejo merincikan dari 2.059 personil yang dikerahkan diantaranya untuk di Kota Pekanbaru sebanyak 1.093 personil dari Polresta Pekanbaru dan dari dari Polda Riau memperbantukan 203 personil.

"Dari Polres Kampar dikerahkan ‎966 personil, di mana dari jumlah itu Polda Riau memperbantukan 364 personil,"tukasnya.(faktariau)

 

 




Loading...

[Ikuti Monitorriau.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 0853-6543-3434/0812-6686-981
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Monitorriau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan