Hukrim

Hendak Memperkosa, Pria Ini Babak Belur Dihajar Masa

PEKANBARU (MR) - Heri Firmansyah (29) babak belur dihajar massa karena ketahuan hendak perkosa remaja berumur 19 tahun di rumah kontrakan korban Jalan Taman Karya, Kelurahan Tuah Karya, Kecamatan Tuah Madani, Pekanbaru, Kamis (13/5/2021) pukul 22.00 WIB.
 
Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya mengatakan, kejadian bermula saat korban bernama Dina tiba di rumah kontrakannya setelah pulang kerja.
 
Korban masuk ke kamar dan membuka baju untuk persiapan mandi yang hanya menggunakan celana dalam sambil membawa baju kotor untuk dicuci.
 
Lalu korban pergi ke kamar mandi yang ada di belakang dan membuka pintu kamar mandi. Ketika itu korban merasa seperti ada yang mengganjal pintu.
 
"Korban kira ember namun ketika masuk ternyata ada seorang laki-laki yang akhirnya diketahui bernama Heri langsung menyekap korban dengan mencekik leher korban dengan tangan kanannya hingga korban jatuh," ucap Nandang, Jumat (14/5/2021).
 
Korban coba berteriak, namun pelaku semakin keras mencekik dengan posisi pelaku di atas korban sambil memegang pisau dan menyuruh korban diam. Pelaku sudah memegang botol berisi air dan menyuruh korban meminum air tersebut.
 
Namun saat itu korban tidak mau minum. Ia tetap teriak minta tolong. Lalu pelaku menarik korban dan mengubah posisi, pelaku memeluk korban dari belakang dengan tangan kirinya sempat meremas payudara korban dan tangan kanannya memegang pisau.
 
"Korban dalam keadaan meronta dan berteriak minta tolong dan ternyata ada warga yang mendengar sambil menggedor pintu depan rumah korban, dan pada saat itu pelaku menyumpal mulut korban," ungkapnya.
 
Korban berkesempatan melepaskan sumpalan tersebut dan kembali teriak minta tolong. Mendengar hal itu, warga mendobrak pintu dan beramai-ramai masuk.
 
Melihat warga yang sudah ramai, pelaku mengarahkan pisau tersebut kepada warga dengan berkata "Ini Bukan urusan kalian, pergi kalian". Saat itu warga terdiam namun masih di sekitar lokasi.
 
"Pelaku bergerak menuju warga sambil mengarahkan pisau ke leher korban dan meminta agar warga pergi. Namun dengan alat kayu warga berhasil menjatuhkan pisau dari tangan pelaku. Lalu pelaku dihakimi warga," lanjutnya.
 
Pelaku dihakimi massa hingga babak belur. "Pelaku sempat pingsan dan dirawat di Rumah Sakit Aulia. Korban melihat tidak ada barang yang hilang, namun akibat insiden tersebut korban menjadi trauma," pungkasnya.




Loading...

[Ikuti Monitorriau.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 0853-6543-3434/0812-6686-981
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Monitorriau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan