FJPP

Kasus Positif Covid-19 Menurun, Riau PPKM Level 2

Gubernur Riau, Syamsuar

PEKANBARU (MR) - Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar mengatakan bahwa Provinsi Riau saat ini masuk pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 2, Rabu (6/10/2021).

Sehingga, ia pun mengajak masyarakat untuk tetap disiplin protokol kesehatan (Prokes) COVID-19, supaya level PPKM segera turun ke level 1.

“Kita sekarang PPKM Level 2. Saya kira sudah turun masuk ke level 1, ternyata masih level 2. Ini diumumkan kemarin dan instruksi ini sudah disampaikan ke kabupaten kota se Riau, agar melaksanakan instruksi PPKM Level 2 tersebut,” kata Syamsuar, Rabu (6/10/2021).

Kalau pun nanti PPKM turun ke level 1, Syamsuar menegaskan bahwa pandemi Covid-19 belum berakhir.

“Pandemi Covid-19 ini belum selesai. Meski nanti sudah turun ke level 1, kita masih harus tetap prokes mencegah penyebaran Covid-19 di daerah kita. Apa lagi sekarang ini, negara tetangga kita seperti Singapura dan Malaysia, kasus Covid-19 masih tinggi,” ingatnya.

Terpisah sebelumnya, Mendagri Tito Karnavian menerbitkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 48 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4, Level 3, Level 2, dan Level 1 serta Mengoptimalkan Posko Penanganan Corona Virus Disease 2019 di Tingkat Desa dan Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19 di Wilayah Sumatra, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua.

Berdasarkan peraturan yang ditandatangani Tito pada tanggal 4 Oktober 2021. Perpanjangan PPKM luar Jawa-Bali diusulkan untuk dua minggu ke depan, yaitu tanggal 5 sampai dengan 18 Oktober.

Status PPKM Kabupaten dan Kota di Riau Level 2

Kasus penambahan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Provinsi Riau dalam setiap harinya terus mengalami penurunan. Namun, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kabupaten/Kota provinsi yang dijuluki Negri Lancang Kuning itu, masih berada di level 2.

Peta Zonasi Risiko daerah dihitung berdasarkan indikator-indikator kesehatan masyarakat dengan menggunakan skoring dan pembobotan atau sesuai dengan kriteria level situasi pandemi berdasarkan asesmen oleh Kementerian Kesehatan.

Sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 48 Tahun 2021, jika status PPKM kabupaten/kota berada di level 2, untuk turun ke level 1, jumlah capaian vaksinasi dosis pertama  harus tercapai 70 persen. Kemudian, untuk capaian vaksinasi dosis 1 bagi lanjut usia di atas 60 tahun, minimal sebesar 60 persen.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir, mengatakan, PPKM level 2 di Provinsi Riau masih terus berlanjut. Sesuai dengan hasil evaluasi yang telah disampaikan oleh Pemerintah pusat. Namun untuk kasus Covid-19 di Provinsi Riau sudah melandai. Untuk turun level ke level 1, perlu digesa pelaksanaan vaksinasi.

“PPKM di Provinsi Riau masih level 2, belum turun ke level 1. Kalau dilihat dari Inmendagri, untuk turun level dari 2 ke level 1 capaian vaksinasi mencapai 70 persen dari jumlah penduduk. Dan kita baru mencapai 33 persen vaksinasi dosis pertama. Makanya kita terus menggesa vaksinasi bagi masyarakat Riau, terutama di Kabupaten Kota,” ujar Mimi.

“Selain menggesa persentase vaksin, masyarakat juga harus tetap waspada dengan selalu menerapkan protokol kesehatan, selalu memakai masker selama masih pandemi COVID-19, tetap menjaga jarak, dan sering mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer,” imbau Mimi.

Dijelaskan Mimi, untuk Kabupaten Kota, capaian vaksinasi dan tingkat antusias masyarakat untuk divaksin, ada di Kota Pekanbaru. Dimana capaian vaksin mencapai 69,5 persen, dan ditargetkan dalam waktu dekat mencapai 70 persen. Sementara daerah yang paling rendah capaian vaksin, Kabupaten Inhil yang baru mencapai 21,4 persen.

“Pekanbaru  yang tertinggi masyarakatnya antusias untuk divaksin, dan sudah mencapai 69 persen lebih, kalau tak salah 0,5 persen lagi mencapai 70 persen. Bisa jadi Pekanbaru turun level ke level 1, dalam seminggu ini. Inhil terendah baru 21,4 persen vaksinasi dosis satu, tertinggi kedua Kota Dumai 63 persen, selebihnya dibawah 60 persen,” jelas Mimi.




[Ikuti Monitorriau.com Melalui Sosial Media]






Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 0853-6543-3434/0812-6686-981
atau email ke alamat : redaksimonitorriau@gmail.com
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Monitorriau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan