Ekonomi

Pengusaha Kelapa Sawit di Jambi Diharapkan Bergabung Dengan GAPKI

JAMBI (MR) - Gubernur Jambi AL Haris mengharapkan para pengusaha kelapa sawit di Provinsi Jambi untuk bergabung dengan Organisasi GAPKI (Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia). 

Karena GAPKI atau Indonesian Palm Oil Association (IPOA) adalah salah satu wadah para pengusaha kelapa sawit untuk memperkuat sektor industri kepala sawit yang bermitra dengan pemerintah. 

"Saya berharap para pengusaha sawit untuk bergabung dengan GAPKI, yang merupakan wadah pengusaha sawit mitra pemerintah", kata Al Haris dalam sambutannya pada acara Andalas Forum III Provinsi Jambi Tahun 2022 di Hotel BW Luxuri, Kota Jambi, Senin (28/11/22).

Adapun sebagai dasar dari harapan itu, karena di Provinsi Jambi saat ini hanya 17 persen pengusaha kelapa sawit yang telah bergbung dengan GAPKI. 

Ketua GAPKI Provinsi Jambi, Tidar Bagaskara menyebutkan, dari 190 pengusaha kelapa sawit di Provinsi Jambi, baru 33 pengusaha yang bergabung dengan GAPKI.   

Padahal dengan bergabung ke GAPKI dapat memudahkan untuk berkoordinasi menghadapi tantangan dalam industri kelapa sawit, terutama menyangkut aspek hukum dan legalitas usaha. 

"Pada Forum Andalas ini saja, telah hadir sekitar 400 pengusaha yang tergabung dalam GAPKI", sebutnya. 

Sementara itu, Ketua Panitia Andalas Forum III Tahun 2022 di Provinsi Jambi, Edy Rusmawanto mengatakan, tujuan terbentuknya forum ini untuk mempromosikan wadah pengusaha kelapa sawit di Indonesia.  

"Forum ini dapat juga menjadi ajang diskusi bagi pengusaha kelapa sawit dari Jakarta, Pulau Sumatra, Kalimantan dan Sulawesi", pungkasnya. (Rizal Ependi)




[Ikuti Monitorriau.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 0853-6543-3434/0812-6686-981
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Monitorriau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan