Ya Ampun...!!! Paman dan Keponakan Duel Maut Pakai Parang
MAKASSAR (MR) - Hanya gara-gara pematang sawah, dua pria yang masih satu keluarga terlibat penganiayaan menggunakan senjata tajam.
Sang paman, bernama Manai (50), menjadi korbannya. Ia mengalami luka parah usai ditikam oleh keponakannya sendiri, Basmang (42), warga Kampung Katommara, Kelurahan Bontoraya, Kecamatan Batang Kabupaten Jeneponto, Sulsel.
Pertikaian ini bermula saat Manai melintasi pematang sawah milik Basmang, Selasa (7/3/2017). Sang keponakan lantas menegur pamannya, agar tidak membawa kuda melintasi pematang sawah miliknya.
Korban tak mengindahkan teguran itu, dan tersulut emosi. Pertarungan dua petani pun tak terhindarkan. Korban lebih dulu mengayunkan parang ke keponakannya, namun meleset.
Merasa tersudutkan, si keponakan langsung mengambil alih parang dari tangan pamannya, lalu ia hujamkan ke perut pamannya, hingga tiga kali.
"Kasus ini disebabkan ketersinggungan hingga terjadi penganiayaan. Menurut pengakuan pelaku, pelaku sudah sering menegur agar kuda pamannya tidak melewati jalan persawahan. Tapi korban tak mengindahkan," terang Kapolsek Batang, Kompol Amir.
Usai duel, ponakan sempat melarikan diri, namun kini sudah ditahan di Mapolsek Batang untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Sementara sang paman, jatuh di tempat bersimbah darah penuh luka. Warga yang melihat kondisi korban langsung membawa ke rumah sakit setempat.
"Korban mengalami luka terbuka pada ketiak sebelah kiri serta luka terbuka pada perut, juga di bagian bahu korban. Korban sementara dirawat di Rumah Sakit Lanto Daeng Pasewang, sementara pelaku sudah diamankan di Mapolsek" pungkas Kompol Amir.*** (okezone)
