Kemenangan di Persembahkan untuk Owen

Dramatis! SSB Persekat Dumai Juara Turnamen Radja Langit II U-12

DUMAI (MR) -  SSB Persekat Dumai berhasil menjuarai Turnamen sepakbola Radja Langit II U-12 secara dramatis di Lapangan Persebika Jl Simpang Panti Bagan Besar Dumai.

Di laga final yang berlangsung Selasa 13 Mei 2025 sore itu, Persekat mengalahkan SSB Rooster 2-1. Seratusan pendukung persekat yang memadati lapangan tak henti-hentinya bersorak dan memberikan dukungan semangat.

Namun gol tak kunjung tercipta meskipun barisan depan Persekat terus berusaha. Begitu juga dengan Rooster dibabak pertama juga terus berbalas serangan. Hingga wasit meniupkan peluit akhir babak pertama, skor 0-0 tak berubah. 

Pertarungan lini tengah yang ketat terjadi di babak kedua. Saling jegal dan berebut bola terjadi. Pertarungan duo gelandang Persekat, Gibran Ipul dan Hanan Boleang terus terjadi dengan pemain tengah Rooster.

Petaka terjadi di pertengahan babak kedua. Rooster mendapatkan tendangan sudut dari sisi kanan gawang persekat yangb dijaga Taufiq. Bola dari corner kick melayang jauh ke tiang dua, Pemain Rooster yang tak terkawal langsung menceploskan bola dengan mudahnya. Gol! Rooster unggul 1-0 dan pendukung Persekat terdiam.

Gol ini dirayaan oleh suppoter Rooster dengan riang gembira. Namun perayaan tak berlangsung lama, Kapten Persekat Abdan "The Dragon" Syakura langsung membalas lunas. Bola hasil tendangan derasnya dari titik tengah melucur deras dan menukik tajam ke pojok kiri atas gawang Rooster yang dijaga Afri. 

Sontak saja gol ini disambut gegap gempita oleh pendukung persekat. Skor satu sama ini membuat persekat bersemangat untuk meraih gol kemenangan. Diego, Zidan Abdan dibarisan penyerangan Persekat berusaha menembus barisan pertahanan Rooster yang dikomandoi Rava. 

Satu menit jelang usai pertandingan, gol yang ditunggu-tunggu akhirnya datang juga. Hannan yang muncul tiba-tiba dari lini kedua berhasil mengontrol bola liar di depan gawang Rooster. Dengan kaki kirinya, pemain yang baru berusia 10 tahun 4 bulan 15 hari itu mengecoh kiper Rooster.

Goooolllll!!!! Supporter persekat berhamburan masuk lapangan menari dan berlari merayakan gol tersebut. Gol mahal dengan kaki kidal dari pemain yang berkarakter bengal. Dramatis..!!! saat wasit Printo meniupkan peluit akhir pertandingan kegembiraan semakin menyeruak dibarengi tangis. ya, tangis bahagia dari seluruh pendukung dan wali murid yang menyaksikan anak-anaknya juara.

Juara dengan cara yang luar biasa. penuh perjuangan, penuh drama, apalagi di babak penyihan grup Persekat kalah 0-1 dari tim yang sama. Namun kualitas dan, mental juara membuat persekat jadi yang pertama. 

Kemenangan ini dipersembahkan anak-anak persekat untuk Owen Paringotan rekan mereka yang mengalami cedera bahu dua hari jelang pembukaan turnamen Radja Langit II. Saat menjenguk owen untuk memberikan semangat anak-anak berjanji untuk meraih gelar juara agar Owen bahagia. 

"Alhamdulillah dengan kerja keras, janji itu berhasil ditunaikan," kata Head Coach Persekat Isman Taher Tampubolon. 

Kegembiraan Persekat juga bertambah saat panitia menobatkan sang kapten Abdan Syakura jadi Best Player dan Taufiq Syahbudi jadi Best Keeper. ***

 

 




[Ikuti Monitorriau.com Melalui Sosial Media]






Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 0853-6543-3434/0812-6686-981
atau email ke alamat : redaksimonitorriau@gmail.com
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Monitorriau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan