Kunjungi SSB Persekat Dumai Coach Jafri Sastra Beri Motivasi
DUMAI (MR) - Keluarga besar SSB Persekat mendapatkan kejutan luar biasa dengan kedatangan Coach Jafri Sastra, saat latihan, Sabtu (17/5) sore di Lapangan JL Terikat Dumai.
Coach Asal Payakumbuh yang musim ini membesut Sriwijaya FC di LIga 2 Indonesia tersebut hadir bersama rombongan, didampingi Fatoni Widagdo Owner Circle-G Sportwear, apparel sekaligus sekretaris ASKOT PSSI Dumai.
Coach Jafri Sastra dan rombongan disambut langsung oleh Ketua Harian Persekat, Cipto S Piliang, Head Coach Isman Taher Tampubolon, Coach Agusril dan Coach Warman. Juga beberapa orang tua siswa yang turut hadir.

Dalam kunjungannya Coach JS panggilan akrabnya melihat potensi-potensi pesepakbola muda yang dimiliki SSB Persekat Dumai.
Manajeman Persekat juga menyampaikan kendala - kendala yang dihadapi dan juga kekurangan yang ada dalam melaksanakan kegiatan pelatihan selama ini.
"Kami merasa bangga dapat dikunjungi oleh coach JS dan rombongan tentunya, ini menjadi kehormatan tersendiri bagi kami," ujar Ketua Harian Persekat, Cipto S Piliang.

Pelatih yang pernah menukangi Semen Padang FC, Mitra Kukar, dan Persela Lamongan itu memberi masukan-masukan untuk SSB Persekat dan sepakbola Dumai pada umumnya.
"Dengan segala keterbatasan saya salut atas kinerja dan potensi yang ada di SSB ini. Saya minta pengurus dan tim pelatih tetap semangat dalam pembinaan," ujar pelatih yang juga pernah menangani PSPS Pekanbaru.
Coach JS berpesan penggiat sepakbola harus menciptakan atmosfer kompetisi yang baik agar perkembangan sepakbola di Kota Dumai bisa berkembang dengan baik.
"Kompetisi tempat anak tumbuh dan berkembang. Di sanalah muncul bakat dan potensi yang dilihat bersama," katanya lagi.

Peran pelatih juga sangat menentukan kata Coach JS, pelatih harus terus meningkatkan kemampuannya, tak hanya dengan mengikuti lisensi tapi juga menonton pertandingan sepakbola kelas dunia, seperti liga eropa dan liga champions.
"Ilmu kepelatihan terus berkembang sehingga pelatih harus mampu meningkatkan kemampuan diri, harus banyak belajar dan belajar," jelasnya.
Fatoni Widagdo mengatakan Persekat merupakan salah satu SSB berprestasi di Kota Dumai. Dia mengakui pembinaan di Persekat cukup unggul dan pelatih yang berkomitmen serta berpengalaman.

"Komitmen Persekat dalam pembinaan usia dini sangat baik. Kami berharap tetap istikomah dan semangat," tuturnya.
Kunjungan yang berlangsung hampir satu jam tersebut ditutup dengan foto bersama Coach JS dan Rombongan beserta siswa SSB Persekat Dumai, manajemen dan pengurus. ***
