Babinsa Merbau Intensifkan Patroli Karhutla di Ketapang Permai, Wilayah Aman Tanpa Titik Api
BENGKALIS (MR) - Babinsa Koramil 06/Merbau terus meningkatkan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan melalui patroli rutin di wilayah rawan. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Ketapang Permai, Kecamatan Pulau Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti sebagai langkah antisipasi terhadap potensi karhutla.
Pada Jumat, 24 April 2026, Babinsa Koramil 06/Merbau Sertu Ansari bersama masyarakat setempat melaksanakan patroli di sejumlah titik yang dinilai rawan, khususnya pada lahan kosong dan tanah gambut milik warga.
Kegiatan patroli difokuskan di Dusun 01 RT 03 Desa Ketapang Permai. Wilayah tersebut menjadi perhatian karena memiliki karakteristik lahan yang mudah terbakar saat musim kering.
“Patroli ini kami lakukan sebagai upaya pencegahan dini agar tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan di wilayah binaan,” ujar Babinsa.
Selain patroli, Babinsa juga memberikan sosialisasi kepada masyarakat terkait larangan membuka lahan dengan cara membakar. Edukasi ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran warga akan bahaya karhutla.
“Kami terus mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan karena selain merusak lingkungan, juga memiliki konsekuensi hukum,” lanjut Babinsa dalam keterangannya.
Dalam kegiatan tersebut, Babinsa juga melakukan pengecekan terhadap sumber air seperti embung dan kanal yang dapat digunakan sebagai langkah cepat apabila terjadi kebakaran.
“Ketersediaan sumber air sangat penting sebagai langkah antisipasi jika sewaktu-waktu terjadi kebakaran,” tambah Babinsa.
Selama pelaksanaan patroli, kondisi wilayah terpantau aman dan tidak ditemukan adanya titik api maupun asap yang mengindikasikan kebakaran.
Kegiatan ini mendapat dukungan dari masyarakat yang turut serta dalam patroli dan menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Upaya patroli dan sosialisasi akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna memastikan wilayah tetap dalam kondisi aman serta meminimalisir potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan di masa mendatang.
