Riau

DPR: Kepala Rutan Sialang Bungkuk Wajib Tanggung Jawab

JAKARTA (MR) - Ratusan tahanan kabur dari Rumah Tahanan (Rutan) Sialang Bungkuk, Pekanbaru, Riau, Jumat siang. Kepala Rutan (Karutan) dan Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) setempat didesak bertanggungjawab atas kejadian tersebut.

Hal ini diungkapkan Anggota Komisi III DPR, Muslim Ayub saat dihubungi pada Sabtu (6/5/2017) siang di Jakarta.

"Saya yakin penyebab utamanya adalah ketidakhati-hatian petugas. Karutan harus bertanggung jawab. Jangan cuma alasan sipirnya sedikit, lapas lain juga yang sedikit (sipirnya) enggak ada masalah," katanya.

Menurut Muslim, ini musibah terbesar sepanjang sejarah Rutan. Sebelumnya juga terjadi kasus yang sama di Malang dan Bengkulu. Tapi menurutnya ini yang terbesar dalam hal jumlah tahanan yang kabur.

"Kami dari Komisi III berharap, termasuk yang sipir yang jaga itu harus diberi tindakan. Kalau sipir diberikan tindakan administrasi, teguran dan sebagainya. Untuk Karutannya tentu bukan hanya teguran saja, tindakan tegas juga perlu. Ini Kemenkumham harus benar-benar memberikan sanksi," paparnya.

Insiden yang terjadi di Pekanbaru ini kata Muslim, diyakini karena ketidakpuasan para tahanan terhadap pelayanan di Rutan. Terutama kepuasan dalam hal kebutuhan dasar para tahanan untuk tetap bertahan hidup.

Ketidakpuasan memuncak pada peristiwa ini, para tahanan kabur berbondong-bondong. Muslim juga mendesak agar Kanwil setempat turut bertanggung jawab.

"Bukan Karutan saja. Kanwil kenapa tidak mengawasi secara baik, dia kan menerima laporan. Seminggu sekali, sebulan sekali bagaimana keadaan di rutan tersebut. Berarti Kanwil itu tidak peduli," ujar dia.

Muslim tidak berharap bentuk pertanggungjawaban Karutan dan Kanwil adalan pencopotan. Akan tetapi, Muslim meminta Karutan dan Kanwil itu dievaluasi. "Gak perlu dicopot. Tapi dua-duanya dievaluasi. Kalau dicopot kesannya kasar dan arogan," pungkasnya.(FT10/grc)




Loading...

[Ikuti Monitorriau.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 0853-6543-3434/0812-6686-981
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Monitorriau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan