Riau

Pasca Insiden Proyek Pipa Gas Duri-Dumai Tim Investigasi Datangi TKP

DUMAI (MR) - Tim investigasi sudah mendatangi lokasi insiden di proyek pipa gas transmisi Duri-Dumai.
 
Pasca kecelakaan kerja di areal proyek Kerjasama Operasi atau KSO Pertamina Gas (Pertagas) dan Perusahaan Gas Negara (PGN) di Kota Dumai, Jum'at (18/5/2018) lalu.
 
Insiden ini menelan satu korban meninggal bernama Muhammad Ridwan.
 
Pria 32 tahun ini adalah pekerja PT. Wahana Karsa Swandiri, subkontraktor dari konsorsium PT.Patra Drilling Contractor (PDC)- PT.Elnusa.
 
Mereka merupakan kontraktor dalam proyek ini.
 
"Tim sudah melihat kondisi lapangan pasca kejadian," terang Manager Public Relation and CSR PT.Pertamina Gas, Hatim Ilwan kepada Tribun, Senin (21/5/2018).
 
Menurutnya, tim belum membeberkan hasil investigasi pasca kecelakaan kerja.
 
Pihaknya juga masih menanti hasil investigasi terhadap kecelakaan kerja di lokasi proyek pipa transmisi gas. "Kita masih menanti hasil investigasi," terangnya.
 
Santunan terhadap korban insiden di proyek pipa gas transmisi Duri-Dumai, Jum'at (18/5/2018lalu masih menanti proses klaim.
 
Kecelakaan kerja terjadi di areal proyek Kerjasama Operasi atau KSO Pertamina Gas (Pertagas) dan Perusahaan Gas Negara (PGN) di Kota Dumai pekan lalu. Insiden ini menelan satu korban meninggal bernama Muhammad Ridwan.
 
Pria 32 tahun ini adalah pekerja PT. Wahana Karsa Swandiri, subkontraktor dari konsorsium PT.Patra Drilling Contractor (PDC)- PT.Elnusa.
 
Mereka merupakan kontraktor dalam proyek ini. Korban sudah terdaftar sebagai peserta jaminan di BPJS Ketenagakerjaan Cabang Duri.
 
"Beliau sudah terdaftar pak," ujar Kepala Bidang Pemasaran BPJS Ketenagakerjaan Cabang Duri, Syahrial, Senin (21/5/2018).
 
Syahrial menyebut pihak PT. Wahana Karsa Swandiri tempat almarhum bekerja sudah mengajukan proses klaim.
 
Mereka belum memastikan rencana penyerahan klaim kepada keluarga korban kecelakaan kerja. Hal itu tergantung kelengkapan klaim tersebut
 
Ia menyebut tidak ada masalah terkait kepesertaan almarhum. "Bila sudah lengkap segera mungkin kita serahkan. Sebab pihak perusahaan sudah mengajukan proses klaim," tuturnya.
 
 
 
 
 
 
Sumber : Tribunnews.com




Loading...

[Ikuti Monitorriau.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 0853-6543-3434/0812-6686-981
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Monitorriau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan