Sport

Akibat Trump Timnas Sepakbola Iran Terancam Main Tanpa Sepatu di Russia

Pelatih timnas Iran, Carlos Queiroz melambaikan bendera Iran setibanya di bandara Vnukovo, Moskow, Rusia, Selasa, 5 Juni 2018. Selama berada di Rusia, timnas Iran akan memusatkan latihan di Pusat Latihan Lokomotiv Bakovka. REUTERS/Tatyana Makeyeva
JAKARTA (MR) - Produsen alat olahraga asal Amerika Serikat, Nike, dikabarkan menghentikan dukungannya kepada Timnas Iran di Piala Dunia 2018. Penghentian dukungan itu dilakukan karena kebijakan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump yang memberikan sanksi ekonomi bagi Iran.
 
Dalam pernyataan resminya, Nike menyatakan, "Sanksi dari Amerika Serikat berarti bahwa, sebagai perusahaan AS, Nike tidak dapat menyediakan sepatu untuk pemain di tim nasional Iran saat ini. Sanksi itu melekat kepada Nike telah diberlakukan selama bertahun-tahun dan dapat diberlakukan oleh hukum."
 
Keputusan Nike itu membuat federasi sepak bola Iran berang. Pelatih Timnas Iran, Carlos Queroz menyatakan bahwa keputusan itu sangat tak tepat karena dilakukan hanya sepekan sebelum Piala Dunia 2018 bergulir.
 
"Pemain telah terbiasa menggunakan peralatan olahraga mereka saat ini dan tak tepat untuk menggantikannya sepekan sebelum laga pentin," kata Queroz.
 
Iran dikabarkan telah menghubungi FIFA untuk meminta penjelasan dan pertolongan dalam hal ini. Namun sejumlah pemain Iran dikabarkan telah menemukan sendiri solusi mereka. Sebagian diantaranya meminjam sepatu pemain dari negara lain sementara lainnya membeli langsung di toko.
 
Pada Piala Dunia 2018, Iran akan tergabung pada Grup B bersama Portugal, Spanyol dan Maroko. Mereka akan meladeni Maroko pada laga pertama jumat 15 Juni mendatang.




[Ikuti Monitorriau.com Melalui Sosial Media]






Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 0853-6543-3434/0812-6686-981
atau email ke alamat : redaksimonitorriau@gmail.com
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Monitorriau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan