Riau

Kios Pasar Rakyat Rp 1 Miliar Ditelantarkan

PEMATANGREBA (MR) - Kios pasar rakyat di Kelurahan Pematangreba yang dibangun pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau, dengan menghabiskan anggaran Rp1 miliar lebih, setelah selesai tidak dimanfaakan, sekarang tinggal puing-puing dan barang rongsokan, kios yang dibangun rusak.
 
"Penegak hukum sebaiknya mengungkap dimana letak kesalahan dalam pembangunan pasar ini," kata masyarakat Indragiri Hulu, Ahmad (45) di Rengat, Minggu.
 
Ia mengatakan, pasar yang direncanakan menjadi pusat perekonomian masyarakat dibangun di belakang Terminal Gerbangsari, tidak jauh dari perkantoran Bupati Indragiri Hulu kini tinggal lantai, dinding dan atap ludes dicuri orang yang tidak bertanggung jawab.
 
Pemerintah membangun pasar itu baru berkisar puluhan tahun lalu, posisi strategis berada dijalur lintas timur Rengat-Jambi, tepatnya sebagai jantung Kota Pematang Reba, awalnya bertujuan sebagai salah satu cara meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.
 
 "Namun pergantian pemimpin Indragiri Hulu tak kunjung difungsikan, akhirnya hancur," sebutnya.
 
Menurutnya, jika tak bisa dikelola dengan baik pasti ada kendala yang diduga kuat mulai dari perencanaan, konflik dengan masyarakat karena lahan atau salah penempatan hingga terkesan menghamburkan uang negara begitu saja tanpa ada azas manfaat.
 
Tokoh masyarakat Indragiri Hulu AT (52) menyebutkan, banyak pihak mempertanyakan anggaran untuk menyelesaikan puluhan kios pasar di belakang Terminal Gerbangsari itu, APBD II Inhu atau APBN karena diperkirakan telah menghabiskan dana di atas Rp1 miliar.
 
"Jika lahan bermasalah berarti uang negara dikucurkan untuk itu salah sasaran," tegasnya.     
   
Salah satu Warga Pematang Reba Imus (40) mengatakan, selayaknya pasar itu dibenahi dan dimanfaatkan untuk membantu perekonomian masyarakat, jika bermasalah sebaiknya dicarikan solusi terbaik, karena lokasi tersebut dapat dibangun pasar modern seperti yang diharapkan oleh banyak pihak.
 
"Pasar itu dapat dirobah menjadi mall, pasar berbasis modern, sehingga Kota Rengat Barat lebih maju," ujarnya.
 
Ditambahkannya, selama ini ada informasi menyebutkan bahwa untuk membangun pasar yang berbasis modern tidak ada lokasi yang strategis, kendala lahan, masyarakat mendukung pembangunan pasar berbentuk Mall adalah dengan memanfaatkan pasar yang telah ada. 




Loading...

[Ikuti Monitorriau.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 0853-6543-3434/0812-6686-981
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Monitorriau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan