Food & Traveler

Nikmatnya Kue Semprong Bude Boniam Hingga Mancanegara

Bude Boniam tengah memproduksi kue semprong
DUMAI (MR) - Bagi anda penikmat kuliner khas Indonesia tentu tau kue semprong. Kue yang berbentuk selinder atau panjang seperti pipa dengan rasa yang khas dan unik. 
 
Kue semprong juga hadir dalam bentuk lain, seperti bentuk segitiga dan persegi panjang. Rasa kue ini tidak terlalu manis dan akan renyah dan gurih ketika digigit.
 
Di Kota Dumai, Provinsi Riau ada produsen kue semprong yang sangat digemari. Namaya Boniam yang biasa dipanggil Bude, bahkan konsumen kue semprongnya sampai mancanegara. Wuuiihhhh mantul gaess... mantap betul.
 
Kamis (16/05/2019), kru monitorriau.com mendatangi Bude Boniam, di Jalan Kesehatan dekat SDN 025.  Beruntungnya ketika didatangi kru media ini, bude tengah memproduksi kue semprong nan lezat itu.
 
 
"Saya sudah sejak tahun 1986 membuat kue semprong ini," kata Bude dengan senyum ramahnya menyambut kehadiran kru media.
 
Bude yang dibantu oleh anaknya itu mengatakan, 33 tahun silam ia bekerja dengan warga Tionghoa di Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti.
 
"Ilmunya dapat karena bekerja dengan toke saya itu di Selatpanjang, namun akhirnya karena faktor ekonomi saya pindah ke Dumai," ujarnya sambil membakar kue semprong.
 
Sejak 10 tahun terakhir kue semprong buatan bude Boniam semakin digemari. Setiap tahunnya, apalagi menjelang lebaran Idul Fitri, bude mendapatkan orderan yang melimpah. Bahkan hingga 150 kilogram, weewww... banyaakkkk.
 
"Tahun ini, alhamdulillah sudah lebih 100 kilogram orderannya hingga pertengahn puasa ini," cetusnya lagi.
 
Konsumen kue semprong bude bukan 'kaleng-kaleng' gaess.... dari pejabat, guru, Saudagar, Pengusaha Tionghoa dan kalangan masyarakat sekitar semua disikat.
 
 
"Saya sering dapat orderan ke Malaysia dan Singapura, apalagi mau lebaran dan tahun baru dan tahun baru imlek," ungkapnya sumringah.
 
Dengan orderan ini, keuntungan yang diperoleh Bude Boniam cukup untuk membiaya hidupnya. Terutama untuk berlebaran dan berhari raya.
 
"Untuk saat ini Alhamdulillah penghasilan dari usaha ini cukup membantu perekonomian. Namun kedepan saya juga ingin mengembang usaha dan memiliki merek dagang tersendiri," harapnya.  
 
Harga kue semprong Bude Boniam per kilogramnya cukup terjangkau, dengan uang Rp.100 ribu, anda semua sudah bisa mencicipi kue semprong yang legendaris itu.
 
Berminat untuk order? silahkan datang langsung ke  di Jalan Kesehatan di dlam kawasan SDN 025 Teluk Binjai, Dumai Timur, Kota Dumai.
 
Sejarah Kue Semprong
Tapi taukah anda kue semprong berasal dari kuliner bangsa eropa? Ya, Kue semprong dipercayai pertama kali dibawa oleh bangsa Portugis, karena kue ini mirip dengan kue krumkake yang berasal dari Norwegia.
 
 
Tampilan, motif cetakan, dan cara membuat semprong memang serupa dengan krumkake. Meski demikian, bahan dasar pembuatan semprong jauh berbeda karena dimodifikasi agar sesuai dengan bahan dasar yang terdapat di nusantara, serta disesuaikan pula dengan lidah orang setempat.
 
Jika krumkake menggunakan tepung gandum, milk butter dan shortening, milk cream, gula, vanila, dan cardamom (kapulaga), semprong berbahan dasar tepung-tepung yang umum digunakan oleh daerah setempat.
 
Komposisi umum semprong adalah tepung beras, telur, gula, santan, dan kayu manis.
 
Karena rasanya yang manis dan bertekstur renyah, semprong merupakan salah satu kudapan kering favorit di Indonesia.
 
 
Hingga saat ini, semprong masih banyak dijumpai di berbagai daerah di Indonesia dengan keunikan namanya masing-masing; mulai dari dampit (Sunda), japit gulung (Lamongan), kue seupet (Aceh), kue sapik (Minang),  juwada gulung (Sumatera Selatan), kasippi (Sulawesi), curuti (Gorontalo), kue gulung (Minahasa), dan masih banyak lagi.
 
 
Penulis: Listiawati Hutabarat




[Ikuti Monitorriau.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 0853-6543-3434/0812-6686-981
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Monitorriau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan