Nasional

Korea Selatan Usir Dua Pria Korea Utara Atas Pembunuhan 16 Nelayan

MONITORRIAU.COM – Korea Selatan pada Kamis mengatakan bahwa pihaknya telah mengusir dua pria Korea Utara setelah mengetahui bahwa mereka membunuh 16 kru kapalnya sebelum melarikan diri ke selatan.

Kedua pria itu, keduanya berusia 20-an tahun, diperiksa oleh otoritas Korea Selatan setelah ditemukan pada Sabtu di dekat perbatasan maritim di Laut Timur, yang juga dikenal sebagai Laut Jepang. Namun, menurut kementerian unifikasi, penyelidikan menyimpulkan bahwa kedua pria itu telah membunuh 16 rekan sesama nelayan di kapal mereka sebelum melarikan diri ke Korea Selatan.

Mereka dideportasi ke Korea Utara melalui desa gencatan senjata Panmunjom pada Kamis setelah memberi tahu Pyongyang tentang rencana itu. Demikian disampaikan Juru Bicara Kementerian Lee Sang-min kepada wartawan.

"Jika mereka dimasukkan ke dalam masyarakat kita, dinilai mereka akan menjadi ancaman bagi kehidupan dan keselamatan warga," kata Lee sebagaimana dilansir AFP, Kamis (7/11/2019).

Detail mengenai pembunuhan atau keberadaan kapal itu tidak disebutkan.

Menurut data pemerintah, lebih dari 30.000 warga Korea Utara telah melarikan diri dari negara tertutup itu ke Korea Selatan sejak keduanya dipisahkan oleh perang lebih dari 65 tahun yang lalu. Sebagian besar para pembelot didorong oleh kesulitan ekonomi yang berkepanjangan.

Para pembelot diinterogasi oleh otoritas intelijen Korea Selatan pada saat kedatangan dan menghabiskan sekira tiga bulan di fasilitas yang dikelola pemerintah untuk pendidikan ulang sebelum mereka diintegrasikan ke masyarakat.*** (okezone)




Loading...

[Ikuti Monitorriau.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 0853-6543-3434/0812-6686-981
atau email ke alamat : [email protected]gmail.com
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Monitorriau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan