Riau

Ada Sanksi Bagi Kader Golkar yang tak Taat Keputusan DPP

PANGKALANKERINCI (MR) - Keraguan akan ketegasan Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Riau Syamsuar terkait kader partai yang ikut dalam kontestan Pilkada Pelalawan  memakai perahu lain, terjawab sudah di Musda Ke-V Partai Golkar Kabupaten Pelalawan yang digelar di Gedung Daerah Datuk Laksemana Diraja, Pangkalan Kerinci, Kamis (20/8) kemarin.

Tidak hanya menyampaikan secara tegas dalam sambutannya bahwa Partai Golkar Provinsi Riau, siap mendukung, mengamankan dan memenangkan calon Bupati dan Wakil Bupati hasil rekomendasi DPP Partai Golkar Pusat, di Pilkada serentak Tahun 2020, Provinsi Riau.

Syamsuar juga dengan santai dan terlihat menguasai keadaan turut mengapresiasikan ketegasannya itu dengan menyanyikan sebuah lagu berjudul "Jangan Salah Menilai".

"Tidak ada calon lain selain yang telah direkomendasikan dan berarti hanya calon ini yang kita akui membawa perahu partai Golkar," ucapnya dengan jelas.

Ditambahkannya lagi, bila memang ada kader Partai Golkar maju sebagai Calon Bupati maupun Wakil Bupati diluar yang direkomendasikan DPP Partai Golkar, semua prosesnya ada di DPP partai Golkar.

"Semua akan menanti putusan DPP Partai Golkar. Yang jelas akan ada sanksi yang menunggu bagi kader yang tidak taat akan putusan DPP partai Golkar," katanya mengakhiri. (ton)




[Ikuti Monitorriau.com Melalui Sosial Media]






Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 0853-6543-3434/0812-6686-981
atau email ke alamat : redaksimonitorriau@gmail.com
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Monitorriau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan