Riau

Penuh Semangat Memenangkan KBS Menggelora di Jalan Gelora Duri 

DURI (MR) - Semangat memenangkan pasangan Kasmarni-Bagus kembali mengelora saat calon bupati Bengkalis no urut 3, Kasmarni melaksanakan kampanye tatap muka  di Jalan Gelora  RT 1 RW 24 Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau, Senin pagi (26/10/2020). Warga di titik pertama kampanye Kasmarni ini bersemangat memenangan pasangan yang didukung PAN, PBB, Nasdem, Gerindra dan Demokrat itu.

"Warga Gelora dan empat RT disini siap memenangkan KBS.Tak ada keraguan lagi, Kasmarni Bupati, KBS menang, menang,menang," orasi Arisyanto tokoh masyarakat setempat.

Disampaika Arisyato tak ada keraguan lagi untuk tak memilih pasangan nomor urut 3 ini. Selain visi misinya yang berpihak ke masyarakat banyak, figur Kasmarni selaku birokrat yang merakyat sudah tak diragukanya lagi.

"Ibu Kasmari sudah dihati kami. Inshaalah tak kan berpaling lagi. Kalau ibu terpilih nanti tolong diperhatikan masa depan anak-anak kami," pesannya.

Mendapat dukungan luar biasa dari warga Gelora Duri in, Kasmarni menyampaikan agar warga  menjaga hati dan kepercayaan kepada KBS calon pilihannya. Sebab jika hati dan kepercayaan sudah dijaga maka apapun isu miring yang beredar diluaran sana tak akan bisa lagi menghalangi dukungan warga.

"Allah maha membolak balikan hati umatnya. Mudah-mudahan  yang belum menentukan pilihan bisa beralih ke kita,"ujar perempuan bersahaja ini.

Disampaikannya Kasmarni ada tiga hal utama yang selalu disampaikan dalam setiap kampanyenya. Pertama ajakan berpolitik santun dan menjaga silaturrahmi sesama warga. Karena dia tidak mau pendukungnya tak bertegur sama karena beda pilihan.

"Jangan tak bertegur sapa gara-gara calo yang diagung-agungkan. Belum tentu calon yang kita agungkan respek dengan sakit dan musibah yan kita derita. Yang tahu pertama tentu tetangga terdekat kita. Makanya mari terus jaga silaturrahmi kita. Beda pandangan, beda pilihan hal yang biasa tapi jangan merusak silaturrahmi kita," pesannya.

Kasmarni juga meluruskan isu-isu miring yang sengaja dihembuskan untuk menjatuhkan elektabilitasnya. Semakin dekat  hari pencoblosan tanggal 9 Oktober nanti, semakin gencar isu itu dihembuskan yang tujuannya untuk meragukan pilihan pendukungnya.

"Kalau saya bermasalah tak akan bisa saya hadir disini bersama bapak/ibu. Tapi saya sengaja diseret-seret dengan kasus yang dialami suami saya. Apa kalau anak atau suami kita pemakai narkoba kita juga mau disebut pemakai narkoba. Tentu tidak bukan. Makanya ini perlu diluruskan agar tak terjadi kesalah pahaman diantara kita. Tapi segala sesuatunya saya serahkan kembali ke bapak/Ibu yang menilainya. Tidak ada kita yang sempurna karena kesempurnaan itu hanya milik Allah SWT.   Bersyukur hari ini Allah masih menutup aib kita," pungkasnya.(MC/KBS)




Loading...

[Ikuti Monitorriau.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 0853-6543-3434/0812-6686-981
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Monitorriau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan