FJPP

Tidak Menunda Proses Vaksinasi, Juru Bicara Satgas Covid-19 Ingatkan Seluruh Pihak

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof. Wiku Adisasmito.
PEKANBARU (MR) - Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof. Wiku Adisasmito mengingatkan agar seluruh unsur dalam sistem kesehatan tidak menunda proses vaksinasi.
 
Unsur tersebut baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota.
 
Karena vaksin ini sangat berharga untuk melindungi masyarakat di daerahnya masing-masing. Selain itu masyarakat juga harus proaktif menyambangi titik vaksinasi.
 
"Ingat, bahwa akses terhadap vaksin tidak mudah untuk kita dapatkan. Sehingga harus sangat dihargai dan dipergunakan secara maksimal," kata Wiku Adisasmito dalam siaran yang ditayangkan dan dapat diakses melalui di kanal YouTube resmi Sekretariat Presiden, Jumat (5/11/2021).
 
Sejauh ini terdapat 10 jenis vaksin yang telah mendapatkan Emergency Use of Authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (POM). Yaitu vaksin Sinovac, Biofarma, AstraZeneca, Sinopharm, Moderna, Pfizer, Sputnik V, Janssen, Confidencia dan Zifivax.
 
"Perlu diingat, bahwa EUA menjadi syarat wajib sebelum vaksin dilakukan. Untuk menjamin vaksin tersebut aman dan efektif untuk disuntikkan dan bagi masyarakat yang sudah divaksin tetap kami ingatkan untuk terus menjalankan Protokol Kesehatan yang berlaku," pungkas Wiku. 




[Ikuti Monitorriau.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 0853-6543-3434/0812-6686-981
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Monitorriau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan