Lifestyle & Entertainment

Toksoplasma Menyerang Hewan Peliharaan, Apakah Bisa menular?

Ilustrasi Google

MONITORRIAU.COM - MEMELIHARA hewan sebagai anak bulu (anabul), dilakukan sebagian orang, seperti kelinci, kucing, hamster, anjing. Namun yang perlu diperhatikan adalah merawatnya dengan baik, agar tidak terserang toksoplasma.

Toksoplasma merupakan bakteri yang kerap menyerang hewan peliharaan, apabila tidak dirawat dengan baik. Hal ini disebabkan oleh virus, melainkan bakteri dan protozoa. Bakteri yang menyerang kelinci antara lain, kudis, koksidiosis, pasteurellosis, hingga sifilis.

"Munculnya bakteri tersebut dikarenakan sanitasi dan higienitas yang buruk," ujar drh. Anastascia Arysthia A., MPH.

Mengenai toksoplasma, kata drh. Anastasia, banyak orang mengira hewan berbulu seperti kucing dan kelinci dapat menularkan toksoplasma seperti umumnya virus lain, bisa menular dari manusia ke manusia.

Ia menekankan, bahwa toksoplasm hanya parasit darah, tidak menular melalui bulu. Tapi menular dari feses kucing yang teroksidasi lebih dari 24 jam.

"Perkembangbiakannya hanya di usus kucing. Dari daging kelinci, sapi kemudian dimakan. Kemudian dari kontak darah," katanya.

Oleh karena itu, para pemilik hewan peliharaan berbulu disarankan untuk tidak khawatir mengenai penularan toksoplasma melalui bulu kucing ataupun kelinci. Namun tetap menjaga sanitasi dan higienitas dari kandang hewan peliharaannya.

Namun apabila masih bingung, bisa konsultasi ke dokter hewan. Baik datang secara langsung ke klinik, atau konsultasi melalui beberapa platform digital yang menyediakan layanan tersebut, khusus untuk anak bulu."*** (Okezone)




Loading...

[Ikuti Monitorriau.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 0853-6543-3434/0812-6686-981
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Monitorriau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan