Lifestyle & Entertainment

Viral Perempuan Nyesal Suntik Putih, Apakah Treatment seperti Itu Boleh Dilakukan?

MONITORRIAU.COM - VIRAL seorang perempuan bernama Vira yang menyesal suntik putih. Menurut pengakuannya, akibat suntik putih demi kecantikan ia malah kena penyakit autoimun.

Lalu yang jadi pertanyaan, apakah suntik putih itu boleh dilakukan?

Dijelaskan Dokter Kecantikan dan Antiaging dr Cynthia Jayanto, M.Biomed (AAM), bahwa suntik putih itu umumnya dilakukan seminggu sekali. Pada beberapa merek bahkan bisa disuntikkan 2 hari sekali.

"Itu sangat tergantung dari jenis produk yang dipakai," kata dr Cynthia pada MNC Portal, Rabu (22/6/2022).

Suntik putih bisa aman, kata dr Cynthia, jika dikerjakan oleh dokter yang ahli. Sebab, sebelum penyuntikkan dilakukan, dokter akan mengevaluasi kondisi kesehatan konsumen sebelum suntik putih dilakukan.

Itu kenapa, sambung dr Cynthia, suntik putih itu harus dikerjakan di tempat yang jelas, bukan salon-salon yang tidak jelas."

"Suntik putih yang aman itu harus dilakukan dalam pengawasan dokter yang memang kompeten di bidangnya. Dengan begitu, treatment suntik putih bisa dipastikan dilakukan sesuai protokol yang baik dan benar," terangnya.

Ada beberapa jenis orang yang tidak disarankan suntik putih dan dokter pun tak akan merekomendasikan suntik putih untuk mereka ini. Siapa saja mereka?

"Orang yang tidak direkomendasikan melakukan suntik putih adalah orang dengan riwayat maag, GERD, penderita autoimun, orang dengan riwayat pernah ada gangguan batu ginjal, dan penderita diabetes," ungkap dr Cynthia.*** (okezone)




Loading...

[Ikuti Monitorriau.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 0853-6543-3434/0812-6686-981
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Monitorriau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan