Riau

Pemberdayaan Masyarakat Desa Pulau Sarak Melalui Potensi Desa

MONITORRIAU.COM - Selasa (19/7), Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Universitas Riau Gelombang III Tahun 2022 di Desa Pulau Sarak melakukan sosialisasi pemanfaatan hasil perikanan berupa pembuatan nugget ikan patin. 
 
Ikan Patin sendiri adalah ikan asli perairan Indonesia yang sudah berhasil didomestikasi. 
 
Ciri fisik ikan patin adalah bertubuh memanjang, mempunyai warna putih perak dengan punggung berwarna kebiruan. 
 
Perairan di Riau kaya akan Ikan Patin, termasuk di Desa Pulau Sarak yang mengembangkan Ikan Patin dengan keramba sehingga ikan patin merupakan salah satu potensi perikanan di Desa ini. 
 
Sosialisasi dilakukan di Surau Nurul Huda Desa Pulau Sarak dengan menggunakan power point yang dianimasikan menggunakan proyektor yang dapat dilihat di dinding. 
 
Sosialisasi ini melibatkan ibu-ibu PKK dengan tujuan memberdayakan dan memberikan inovasi dalam sektor perikanan di Desa Pulau Sarak. 
 
Masyarakat Desa Pulau Sarak belum ada yang memanfaatkan hasil perikanan dengan mengolahnya menjadi nugget ikan patin, sehingga tujuan dari team KUKERTA Universitas Riau adalah memberdayakan Desa Pulau Sarak dengan memberi edukasi dan inovasi dalam pemanfaatan hasil perikanan berupa nugget ikan patin. 
 
Hal ini akan menambah ilmu serta menambah peluang dalam terciptanya home industri frozen food bagi masyarakat Desa Pulau Sarak dan menjadikan Desa Pulau Sarak semakin berdaya saing. 
 
Sosialisasi ini terdapat sesi demo masak agar ibu-ibu PKK semakin paham dalam proses pembuatan nugget ikan patin. 
 
"Dewasa ini frozen food tengah digemari sebab mudah dan menghemat waktu dalam proses memasaknya, sehingga ibu-ibu yang padat aktivitasnya akan lebih efisien dalam menyiapkan bekal anak-anaknya untuk pergi ke sekolah, tidak perlu membuang waktu yang banyak lagi," ujar auliya, mahasiswi KUKERTA jurusan Teknologi Hasil Perikanan Universitas Riau yang melakukan demo masak dalam acara sosialisasi ini. 
 
Team KUKERTA Universitas Riau Gelombang III Tahun 2022 sebelum melakukan sosialisasi tersebut, melakukan kunjungan ke kediaman Nasril, selaku ketua kelompok budidaya ikan Sepakat Bersama dan ia berpendapat bahwa hal ini merupakan langkah baru yang bagus. 
 
Sebab, ketika waktu pemanenan ikan patin biasanya kelompok budidaya ikan di Desa Pulau Sarak hanya mendistribusikan ikan segar ke pasar, belum ada inovasi dalam hasil perikanan berupa pembuatan nugget ikan patin. 
 
Berkat adanya sosialisasi ini, kelompok budidaya ikan Sepakat Bersama dan kelompok ibu-ibu PKK akan dapat bekerja sama guna memberdayakan desa dengan ilmu yang telah diberi oleh kelompok KUKERTA Universitas Riau 2022. 
 
Inovasi yang diberikan diharapkan dapat memberi peluang baru bagi terciptanya home industri frozen food di Desa Pulau Sarak. 
 
Sosialisasi berjalan lancar dan ibu-ibu PKK menyimak dengan antusias. Setelah demo masak nugget ikan patin berlangsung, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab serta mencicipi nugget ikan patin yang telah masak secara bersama-sama. 
 
Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama mahasiswa KUKERTA Universitas Riau Gelombang III Tahun 2022 dan ibu-ibu PKK yang berpose memegang nugget ikan patin.




[Ikuti Monitorriau.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 0853-6543-3434/0812-6686-981
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Monitorriau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan