Anggota Koramil 01/Dumai Sebar 73 Bibit Nangka dan Cempedak di Bantaran Sungai Dumai
DUMAI (MR) - Pada Jumat, 5 Juli 2024, bertempat di Koramil 01/Dumai, anggota Koramil melaksanakan kegiatan pembibitan dengan menggunakan metode bola benih (Seedball). Bibit yang digunakan dalam kegiatan ini adalah bibit nangka dan cempedak, sebanyak 73 bibit yang siap untuk ditanam.
Kegiatan ini dipimpin oleh Danramil 01/Dumai, Kapten Arh M.I Daulay, yang menjelaskan bahwa metode seedball dipilih karena keefektifannya dalam menyebarkan benih di area yang sulit dijangkau.
"Metode ini memungkinkan kita untuk menanam bibit di tempat-tempat yang biasanya sulit dijangkau, seperti bantaran sungai, sehingga dapat membantu dalam penghijauan kawasan tersebut," ungkap Kapten Daulay.

Para anggota Koramil 01/Dumai melemparkan bola-bola benih tersebut di bantaran Sungai Dumai, Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Dumai Selatan.
"Dengan menggunakan metode seedball, kita berharap bibit-bibit ini dapat tumbuh dengan baik dan memberikan kontribusi terhadap penghijauan di sekitar sungai," tambahnya.
Metode seedball ini melibatkan pembungkusan bibit dalam campuran tanah liat dan kompos, yang kemudian dilemparkan ke lokasi yang diinginkan. Setelah hujan turun, bola-bola benih ini akan larut dan memungkinkan bibit untuk tumbuh.

"Metode ini juga melindungi bibit dari hewan dan kondisi cuaca ekstrem sebelum mereka mulai tumbuh," jelas Kapten Daulay.
Kapten Arh M.I Daulay juga menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya TNI untuk berkontribusi dalam pelestarian lingkungan dan mendukung program penghijauan yang dicanangkan pemerintah.
"Kami berkomitmen untuk terus melakukan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat," katanya.
Dengan adanya kegiatan pembibitan menggunakan metode seedball ini, diharapkan bantaran Sungai Dumai dapat menjadi lebih hijau dan memberikan manfaat bagi ekosistem lokal serta masyarakat sekitar.
"Kami berharap bibit-bibit yang ditanam ini dapat tumbuh subur dan memberikan dampak positif bagi lingkungan," tutup Kapten Daulay.
