Babinsa Sosialisasikan Pencegahan PMK kepada Peternak Sapi di Gurun Panjang
DUMAI (MR) - Babinsa Kelurahan Gurun Panjang, Serka Aslim Lubis dari Koramil 02/Bukit Kapur, melaksanakan kegiatan pemantauan dan pendampingan terhadap peternak sapi serta memberikan sosialisasi terkait Pencegahan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Jalan Mutiara RT 07, Kelurahan Gurun Panjang, Kecamatan Bukit Kapur, Kota Dumai, (11/2).
Dalam kesempatan tersebut, Serka Aslim Lubis menegaskan pentingnya kegiatan ini sebagai langkah preventif untuk menjaga kesehatan ternak.
"Pendampingan seperti ini sangat penting agar peternak dapat memahami langkah-langkah yang tepat dalam mencegah PMK. Ini adalah upaya masif untuk menjaga kesehatan ternak dan mencegah kerugian bagi peternak," ujarnya.
Ia juga menyebutkan bahwa hasil pemeriksaan hewan ternak Pariyadi, salah seorang peternak sapi di wilayah tersebut, menunjukkan kondisi yang baik.
"Dari hasil pemeriksaan, ternak yang ada dinyatakan sehat dan tidak terjangkit PMK. Ini tentunya kabar baik, tetapi kami tetap mengimbau pemilik ternak untuk waspada dan menjaga kebersihan lingkungan kandang," jelas Serka Aslim Lubis.
Dalam sosialisasi yang dilakukan, Serka Aslim Lubis memberikan informasi mengenai gejala-gejala PMK yang perlu diwaspadai.
"Gejala yang paling sering muncul antara lain demam tinggi, lepuhan pada mulut dan kaki sapi, serta penurunan produksi susu. Peternak harus segera melapor jika menemukan gejala tersebut," imbuhnya.
Lebih lanjut, Serka Aslim Lubis menyampaikan bahwa komunikasi dan kerja sama antara peternak dan pihak terkait sangat diperlukan.
"Kami harapkan peternak dapat lebih aktif berkomunikasi dengan dinas peternakan atau Babinsa jika ada hal yang mencurigakan pada ternaknya. Dengan komunikasi yang baik, penanganan bisa dilakukan lebih cepat dan tepat," tuturnya.
Serka Aslim Lubis juga menekankan pentingnya pemahaman peternak terkait kebersihan kandang sebagai salah satu upaya pencegahan penyakit.
"Kebersihan kandang sangat penting. Pastikan sanitasi terjaga dan jangan lupa melakukan disinfeksi secara berkala," tegasnya.
Di akhir kegiatan, Serka Aslim Lubis menyatakan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan dan sosialisasi serupa.
"Kegiatan seperti ini akan rutin kami lakukan agar peternak semakin paham dan siap menghadapi ancaman PMK. Kita semua harus bersama-sama menjaga kesehatan ternak di wilayah ini," pungkasnya.
