Nasional

Mengenang Pesan Gus Dur di Tahun Baru Imlek

MONITORRIAU.COM – Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid alias Gus Dur punya peran besar pada perayaan Imlek. Pesta tahun baru Tionghoa itu pernah dilarang di era Orde Baru atau Orba, yakni sejak tahun 1968 hingga 1999. Di masa Presiden Gus Dur lah kebudayaan warga keturunan Tionghoa baru dibolehkan, termasuk Imlek.

Di masa Orba, larangan perayaan Imlek tercakup dalam Instruksi Presiden Nomor 14 Tahun 1967 yang dikeluarkan Presiden Soeharto. Inti Inpres ialah larangan segala hal berbau Tionghoa, termasuk perayaan tahun baru Imlek. Gus Dur mencabut Inpres tersebut. Sejak tahun 2000 hingga sekarang, Imlek bebas dirayakan di Indonesia. 

Tak heran jika warga keturunan Tionghoa hormat betul kepada Gus Dur. Salah satu kader Gus Dur, Khofifah Indar Parawansa, mengatakan bahwa apa yang dilakukan Gus Dur terkait Imlek adalah bagian dari misi kemanusiaan. Yang diperjuangkan dan dibela cucu pendiri Nahdlatul Ulama itu adalah kultur Tionghoa, bukan keyakinannya.
"PITI (Persatuan Islam Tionghoa Indonesia) juga akan merayakan Tahun Baru Imlek nanti pada tanggal 18 Februari di Masjid Cheng Ho. Jadi, kita harus lihat lebih pada kultur Chinanya, bukan keyakinannya," kata Khofifah usai silaturahim di kantor Lembaga Dakwah Islam Indonesia di Surabaya, Jawa Timur, pada Kamis malam, 15 Februari 2018. 

Tradisi Perayaan Imlek di Seluruh Dunia
Gus Dur, lanjut Khofifah, sejak awal telah mempersonifikasi dirinya sebagai Bapak Kemanusiaan. "Atas nama perlindungan kemanusiaan, maka Gus Dur menghormati segala perbedaan-perbedaan kultur-kultur yang ada, termasuk di dalamnya Imlek," tutur mantan menteri sosial itu.

Sebab itu pula, Khofifah mengaku tiga kali menerima pesan secara langsung dari Gus Dur soal personifikasi kemanusiaan itu, yakni permintaan agar dituliskan kalimat 'The Humanist Died Here' di batu nisan bila meninggal. "Dan sekarang di batu nisan makam Gus Dur sudah tertulis here rest a humanist. Di sini Bapak Kemanusiaan beristirahat," ucapnya.*** (viva)




[Ikuti Monitorriau.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 0853-6543-3434/0812-6686-981
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Monitorriau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan