FJPP

Bau Mulut, Bisa jadi Tanda Penyakit Serius

Ilustrasi, Net
MONITORRIAU.COM – Apakah Anda mengalami masalah bau mulut? Seberapa sering pun Anda menggosok gigi atau mengunyah permen pengharum mulut, bau mengganggu itu tidak juga lenyap.
 
Selain dapat penghambat dalam hubungan sosial, bau mulut ternyata juga bisa menjadi tanda ada sesuatu yang salah dengan kesehatan Anda. Setiap bau berbeda dari mulut Anda bisa menjadi tanda adanya masalah gusi, tenggorokan, pola makan buruk, atau bahkan masalah ginjal atau hati.
 
Untungnya, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk 'membersihkan' bau tidak sedap dan menyegarkan kembali mulut Anda, seperti meminum banyak air dan selalu mengingat untuk melakukan flossing saat menyikat gigi.
 
Tapi, jika bau mulut Anda sudah sangat mengganggu dan memengaruhi hubungan percintaan dengan pasangan, sudah saatnya Anda berkonsultasi dengan dokter.
 
Kenali bau mulut Anda dan masalah kesehatan yang menyertainya, seperti yang berikut ini, yang dilansir dari laman The Sun, Jumat 6 April 2018.
 
Daging Busuk
 
Jika Anda menyadari bau mulut Anda mirip dengan daging yang sudah membusuk, ada beberapa hal yang mungkin jadi penyebabnya. Menurut Dr. Harold Katz, pendiri The Breath Company, jika bau mulut Anda seperti daging busuk, bisa jadi pertanda masalah radang amandel.
 
Ketika amandel terinfeksi dan meradang, hal ini membuat bakteri anaerobik di belakang lidah sulit memecah zat kimia seperti biasa. Bakteri yang memproduksi sulfur berkembang biak dalam tempat tersembunyi amandel yang membuat amandel sulit memecahnya. Bau sulfur yang mirip daging busuk ini yang membuat mulut sangat bau.
 
Dalam kasus yang jarang, bau ini juga bisa mengindikasikan adanya sirosis hati. Selain itu, abses gigi juga bisa menyebabkan bau seperti daging busuk. Ini merupakan infeksi gigi yang parah yang muncul ketika pulpa di dalam gigi rusak.
 
Ikan
 
Jika bau mulut Anda berbau amis seperti ikan, Katz mengatakan, nitrogen adalah penyebab utamanya. Artinya, ginjal atau hati Anda mengalami masalah. Ini disebabkan nitrogen masuk ke dalam pecahnya jaringan ginjal dan hati.
 
Kotoran
 
Mungkin ini terdengar menyeramkan, tapi bau mulut juga bisa menyerupai bau kotoran. Penyebabnya ada beberapa hal, seperti sumbatan usus atau tumor. Saat usus tersumbat, kotoran bisa kembali ke atas ke titik di mana membuat mulut Anda bau seperti kotoran. Dalam kasus yang parah, seseorang bisa saja muntah kotoran.
 
Penyebab lainnya adalah penyakit gusi, di mana jaringan yang membusuk bisa menyerupai bau feses karena produksi zat kimia yang mirip dengan bakteri anaerobik. Infeksi sinus juga bisa menyebabkan bau seperti kotoran, di mana infeksi ini biasanya menyebabkan penumpukan bakteri yang menyebabkan bau mulut seperti kotoran.
 
Susu Basi
 
Bau mulut yang menyerupai susu basi menandakan Anda mengalami pola makan yang buruk. Jika Anda Anda menjalani diet rendah karbohidrat dan tinggi protein, Anda bisa mengalami bau mulut seperti susu basi. Karena tubuh memiliki karbohidrat lebih sedikit untuk diubah menjadi energi, tubuh akan membakar lemak dan protein. Dalam hal ini, protein yang dikonsumsi dari diet tanpa karbohidrat bisa menyebabkan bau tidak sedap seperti makanan busuk, keju atau susu basi hingga telur busuk.
 
Muntah
 
Penyebab mulut Anda bisa berbau seperti muntah adalah asam refluks yang juga dikenal dengan heartburn. Refluks juga bisa menjadi tanda GERD (gastroesophageal reflux disease) yang bisa menyebabkan bau mulut ketika asam perut bercampur dengan makanan atau bakteri.
 
Siapapun yang mengalami sakit selama lebih dari 24 jam akan mengalami efek samping bau mulut. Bau ini biasanya disebabkan oleh kombinasi mulut kering, asam perut di dalam mulut, dan bakteri atau virus yang menyebabkan sakit. 
 
Sumber: Viva.co.id




Loading...

[Ikuti Monitorriau.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 0853-6543-3434/0812-6686-981
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Monitorriau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan