Riau

LSM AMPUH: Gelper Mulai di Sikat, Kapan Mafia Minyak Diberantas

DUMAI (MR) - Senin hari Apes buat Big Bos gelangang Permainan Jackpot Star Zone Jalan Budi Kemulian, tim Mabes Polri beranggotakan 40 orang berpakain preman meyergap pemain Judi Jackpot beserta Bos pemilik Gelangang Permainan Jackpot.

Hal tersebut telah dilakukan Pengintaian berlangsung Tiga hari yang lalu, diungkapkan salah seorang pejudi, "Budi kepada yang ikut digelandang petugas ke Polresta Dumai mengatakan kepada awak media senin 15/8 sekira pukul 18.00 wib, Intel itu dalam dua hari main disebelah saya bang, dia pulak yang menangkap saya,' ujar Budi.

Info yang di dapat dari Buser Polres Dumai, Intel Mabes Polri beranggotakan sekitar 30 orang dikarenakan telah mendapat laporan dari Media Online dalam beberapa waktu lalu dalam pemberitaan.

Malam sekira pukul 19.30 wib puluhan pemain Judi Jackpot digelandang ke Polresta Dumai untuk diminta keterangan, satu persatu pemain Judi diperiksa secara intensif oleh Intel Mabes Polri Jakarta.

Semua yang terjaring Polisi diperiksa jika mereka terbukti bersalah akan langsung dilakukan penahanan lebih lanjut, kata salah seorang Intel Mabes yang sempat di wawancarai Awak media malam itu.

Hendri Sekretaris LSM AMPUH (Aliansi Masyrakat Peduli Untuk Hukum) mengatakan, "Kita berharap Kepada pihak Tim Intel Mabes Polri, bukan hanya Gelper semata yang di Obrak Abrik, itu hanya segelitiran semata.

Itu Penampungan Minyak Ilegal BBM dan CPO sudah Puluhan Tahun beroprasi tanpa dicegah atau dilakukan penindakan, Polres Dumai Maupun Polda Riau tak Mampu memberantas Mafia Ilegal tersebut.

”Mumpung Tim Mabes Polri ada di Kota Dumai, kita berharap Agar ikut menyapu tempat-tempat Penampungan Minyak Ilegal tersebut, dikarenakan sangat merugikan Negara, yang untung hanya Big bos Mafia serta Oknum Aparat Hukum Kita," ujar Hendri.

“Lanjutnya lagi, dalam beberapa hari yang lalu awak Media saya baca, sibuk memberitakan Tempat penampungan BBM dan CPO yang ada di Kota Dumai ini, benar tempat penampungan minyak ilegal itu sangat sulit di berantas aparat Hukum yang ada di Dumai, disinyalir aparat kita telah menerima Upeti dari Big Bos, yah susah lah untuk di berantas karena mereka kongkolikong sama bandit.” Sebutnya.*** (hen)




[Ikuti Monitorriau.com Melalui Sosial Media]






Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 0853-6543-3434/0812-6686-981
atau email ke alamat : redaksimonitorriau@gmail.com
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Monitorriau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan