FJPP

6 Kali Sehari Gunakan Vibrator, Miss V Perempuan Ini Robek

MONITORRIAU.COM - Ketika bercinta, mencoba gaya baru atau menggunakan mainan seks bisa menjadi pilihan inovasi bagi pasangan suami istri. Berbicara mengenai mainan seks atau sex toys, biasanya yang paling sering digunakan adalah vibrator. Terkadang sex toys yang satu ini juta digunakan oleh perempuan untuk bermasturbasi.

Memang tidak ada yang salah dengan masturbasi. Sebab setiap orang memiliki hasrat seksual. Terlebih pada perempuan, gairah biasanya akan semakin memuncak saat memasuki masa subur. Bila belum atau sedang tidak ada pasangan, cara terbaik untuk menyalurkan hasrat adalah masturbasi.

Seorang perempuan asal Sydney, Australia menjadi salah satu perempuan yang sering bermasturbasi. Dirinya mulai melakukan kegiatan seksual tersebut setelah berpisah dengan sang suami. Untuk menyalurkan hasrat seksualnya, perempuan bernama Nadia Bokody itu menggunakan vibrator berbentuk kelinci yang terinspirasi dari film 'Sex and The City'.

"Saya menjadi terobsesi untuk menggunakan sex toys setelah melalui berbulan-bulan tanpa kehidupan seks. Alat itu memberikan saya kemudahan untuk merasakan kesenangan lagi dari aktivitas seksual," ujar Nadia seperti yang dikutip dari The Sun, Jumat (26/10/2018).

Penggunaan vibrator menurut Nadia memberinya kebebasan dan kemuasan untuk mengendalikan seksualitasnya di usia dewasa. Akan tetapi, kesenangan itu tidak bertahan lama. Beberapa waktu kemudian dirinya mengalami nyeri pada panggul ketika masturbasi dengan vibrator.

Kondisi itu membuatnya berkonsultasi ke dokter karena Nadia curiga terkena infeksi menular seksual (IMS). Namun setelah dilakukan pemeriksaan, dokter menyatakan dirinya tidak terkena penyakit apapun. Hal ini membuatnya bingung sehingga dokter melakukan observasi lebih lanjut.

Hasil yang ditemukan ternyata cukup mengejutkan. Miss V Nadia mengalami kerobekan karena ia terlalu sering menggunakan vibrator. Dirinya mengaku jika menggunakan vibrator sekira 6 kali sehari yang setara dengan 42 kali seminggu. Oleh karenanya untuk sementara ia dilarang menggunakan sex toys tersebut.

"Saat itulah saya menyadari rasa sakit datang karena tindakan saya yang menggunakan vibrator terlalu sering. Itu bagian yang memalukan dan lucu. Para perempuan sebaiknya tidak menggunakan pengaturan 'turbo' dan menikmati vibrator dalam intensitas sedang," pungkas Nadia.***

 

Sumber: Okezone.com




Loading...

[Ikuti Monitorriau.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 0853-6543-3434/0812-6686-981
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Monitorriau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan