PDI Perjuangan Awasi Penujukkan Sekda Pengganti M.Nasir
DUMAI (MR) - Rabu, 5 Desember lalu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Dumai, Muhammad Nasir.
Muhammad Nasir terlibat dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Pembangunan Jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih, Kabupaten Bengkalis, dalam skema tahun jamak 2013-2015. Saat kejadian berlangsung, Nasir menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bengkalis.
Ditahannya Muhammad Nasir membuat posisi Sekda yang merupakan jabatan penting pejabat teras Kota Dumai lowong. Sejumlah nama muncul dari pendapat berbagai pihak tentang siapa yang layak menggantikan Muhammad Nasir.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Dumai, Uber Firdaus juga angkat bicara soal penahanan sekda Dumai. Menurutnya penahanan ini sudah diduganya karena sejak awal Muhammad Nasir udah jadi bidikan KPK.
"Sejak jauh-jauh hari sebelum penunjukan Sekda Dumai, kami dari PDI Perjuangan sudah mengingatkan jangan menunjuk pejabat yang ada masalah hukum," jelas Uber, Minggu (09/12/2018).
Uber menyebutkan, Walikota Dumai H Zulkifli AS harus segera mencari pengganti Muhammad Nasir. Karena jabatan Sekda ini sangat krusial dan berpengaruh terhadap pemerintahan Kota Dumai. Apalagi Sekda Dumai juga sebagai Ketu Tim Koordinasi Penataan Ruang Daerah (TKPRD).
"Calon pengantinya harus pejabat yang sudah malang melintang di Kota Dumai bukan diimpor dari luar. Di sisa pemerintahan Zul AS-Eko ini kita ingin berjalan dengan tracknya," jelas Uber.
PDI Perjuangan Kota Dumai akan mengawasi proses penunjukan sekda pengganti Muhammad Nasir, agar tidak terjadi hal yang tak sesuai seperti jual-beli jabatan dan sebagainya.
"Hal ini sangat kami tegaskan dan kami siap berkoordinasi melalui internal partai dengan kementrian dalam negeri," pungkasnya. ***
