Opini

Mencari Pemimpin "Khas" Melayu

Tengku Deddy (Tengah) bersama Gubernur Riau Syamsuar (Kiri)

MONITORRIAU.COM - Menyongsong Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang sebentar lagi akan berlangsung, banyak yang menaruh harapan kembalinya "adat Melayu" yang sebenarnya.

Yang mana pemimpin yang dipilih secara langsung oleh masyarakat memprioritaskan kepentingan masyarakat dan kepentingan umat daripada kepentingan pribadi dan golongan-golongan tertentu.

Dimelayu sendiri, banyak tokoh-tokoh yang bisa dijadikan panutan dalam hal kepemimpinan, pernyataan ini disampaikan langsung oleh Tengku Deddy (6/3).

Ia juga turut menyampaikan bahwa sang Atuk Tenas Effendi pernah berpesan kepadanya bahwa pemimpin harus memegang tunjuk ajar 

Karena hal tersebut amat besar manfaat dan nilai positifnya bagi kehidupan di dunia dan kehidupan di akhirat, baik bagi pribadi maupun bagi masyarakat, bangsa dan negara.

"Kalau hendak menjadi orang,
Tunjuk ajar hendaklah dipegang," Katanya.

Deddy juga mengatakan bahwa untuk mewujudkan manusia bertuah, berbudi luhur, cerdas, dan terpuji, orang Melayu mewariskan tunjuk ajarnya dengan berbagai cara, baik ungkapan lisan maupun tertulis.

"InsyaAllah inilah yg mewujudkan pemimpin Melayu yang Baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur dengan keemasan gemilang cemerlang dan terbilang.. Allahuakbar," Ujarnya




[Ikuti Monitorriau.com Melalui Sosial Media]






Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 0853-6543-3434/0812-6686-981
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Monitorriau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan