Opini

Idul Fitri 1441 H, Tetap Bersyukur di Tengah Pandemi Corona

Ganda Jaya Siregar

TIDAK terasa, bulan suci Ramadhan tahun ini akan berlalu meninggalkan kita. Hari raya Idul Fitri tiba dan menjadi spirit bangsa untuk bangkit dan meraih kemenangan mengendalikan hawa nafsu dan kemenangan melawan Covid-19.

Ya Ramadan tahun ini, ditengah pendemi Corona atau Covid-19 mengajarkan bangsa ini berjuang bukan hanya menahan nafsu tapi juga struggling to maintain health (berjuang menjaga kesehatan).

Tidak ada acara mandi balimau (budaya menyambut ramadhan), tidak ada budaya ngabuburit dan berburu takjil di pasar ramadhan nan ramai. Tidak ada juga kebiasaan berbuka bersama dan puncaknya ada larangan homecoming culture (budaya mudik).

Menurut saya pribadi, memang tahun ini mudik dilarang, namun itu demi kesehatan bersama. Mudik merupakan hal baik, namun kita tahu bukanlah perkara wajib. Kesehatan menjadi prioritas kita dimasa pandemi ini.

Tak hanya menggerus tradisi dan budaya kita, anjloknya sektor ekonomi masyarakat negeri ini menjadi kisah tersendiri dalam menyambut hari kemenangan nanti.

Menurut survei pemerintah, lebih dari dua juta pekerja dirumahkan dan terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) karena pandemi. Sebanyak 40% usaha mandiri terhenti, dan 52% mengalami penurunan kegiatan produksi.

Kehilangan pekerjaan atau pemasukan membuat acara makan-makan dan baju lebaran jadi kemewahan yang tidak mampu dibeli. Belum lagi, larangan mudik berarti banyak orang yang terpisah dari keluarga mereka pada hari raya.

Saya sendiri sebagai pimpinan dan pemilik media online (siber) monitorriau.com ini juga merasakan hal yang sama. Bisnis media online bukanlah bisnis besar apa lagi yang berpusat di daerah seperti Riau ini. Bisa dibilang masih bisnis "receh".

Bisnis ini masih bergantung pada iklan dan tentunya kerja sama dalam bentuk advertorial atau penyajian berita secara persuasif kepada publik melalui media massa dengan tujuan untuk mempromosikan barang atau jasa.

Namun itu semua anjok, seiring melemahnya ekonomi di seluruh sektor. Pemerintah daerah dan perusahaan swasta yang selama ini menjadi mitra "mesra" kalangan pebisnis media menekan anggaran promosi mereka. Bahkan tagihan yang seharusnya mengalir sebelum hari raya terpaksa ditunda.

Namun dibalik semua itu, kita wajib bersyukur karena dapat menunaikan ibadah puasa dalam keadaan sehat walafiat. Meski Pandemi covid-19 telah mengubah segalanya.

Mengeluh hanya akan membuat kita lebih menderita.Bukankah masih banyak hal yang bisa kita syukuri saat ini? Badan sehat, tanpa virus corona. Ibadah apapun bisa kita laksanakan dengan lancar. Keluarga yang sehat dan bahagia. Serta Masih bisa makan dan minum walau seadanya.

Alhamdulillah... Syukur kepada Allah. Jelang hari kemenangan ini izinkan saya secara pribadi dan atas nama keluarga, serta seluruh keluarga besar media online monitorriau mengucapkan Taqobballahuminna wa minkum, taqobbal ya Kariim. Selamat Hari Raya Idul Fitri. Minal Aidil Wal Faidzin, mohon maaf lahir dan bathin. Wassalam. ***

 

Ganda Jaya Siregar
Pimpinan Umum Monitorriau.Com
Direktur PJC Cabang Dumai

 




Loading...

[Ikuti Monitorriau.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 0853-6543-3434/0812-6686-981
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Monitorriau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan