FJPP

Ditengah Pandemi, Sektor Pertanian di Riau Meningkat

PEKANBARU (MR) - Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Holtikultura (PTPH) Provinsi Riau, Syahfalefi menyebutkan bahwa berdasarkan data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau, sektor pertanian pada masa Pandemi Covid-19 pertumbuhannya terus meningkat.

"Masa pandemi ini sektor pertanian justru pertumbuhannya positif dan tertinggi dibandingkan sektor lainnya," katanya, saat memberikan sambutan pada acara penyerahan bantuan alat produksi pertanian kepada perwakilan kelompok tani Provinsi Riau, di Halaman Gedung LPPM Universitas Riau, Kamis (22/10/2020).

Ia mengatakan bahwa ada atau tidak adanya pandemi Covid 19 pertanian tidak boleh berhenti dan harus terus bergerak dalam upaya memproduksi pangan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mengajak untuk melakukan gerakan penyediaan pangan daerah.

"Alhamdulillah, upaya kita dalam gerakan ini membawakan hasil," ucapnya.

Upaya yang telah dilakukan, ia menuturkan diantaranya melakukan terobosan untuk peningkatan produksi padi minimal 50 persen dari total kebutuhan konsumsi beras penduduk Riau pada tahun 2024.

Selanjutnya, ia mengatakan memanfaatkan lahan - lahan Pemprov Riau yang telah ditanami jagung, ubi kayu dan tanaman sayur lainnya oleh petani, kelompok tani dan kelompok masyarakat lainnya.

"Kemudian, manfaatkan lahan replanting sawit," sebutnya.

Ia menambahkan gerakan penyediaan pangan daerah juga berupa program jaga kampung dari Polda Riau, program kerja Korem 031/ Wirabima bidang teritorial khususnya tentang kegiatan pembinaan ketahanan pangan.

"Berikutnya, manfaatkan potensi lahan serta dikembangkan melalui investasi berupa perkembangan food estate," ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan melakukan pengembangan potensi pangan lokal selain beras  seperti unggulan Riau yaitu olahan pangan sagu dan non beras lainnya. Berdasarkan Kementerian Pertanian beberapa hari yang lalu produksi padi tahun 2020 meningkat sekitar 14,28 persen dibandingkan tahun lalu.

"Namun perlu diingat juga masa panen Oktober hingga Desember perlu pengawalan dan antisipasi akibat dampak la nina," imbuhnya.




Loading...

[Ikuti Monitorriau.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 0853-6543-3434/0812-6686-981
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Monitorriau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan