Food & Traveler

2 Cara Olah Keju untuk MPASI Bernutrisi dan Tidak Membosankan

Ilustrasi google

MONITORRIAU.COM - Keju termasuk salah satu sumber protein dan kalsium yang dibutuhkan oleh anak-anak.

Ahli gizi Angel Jovi mengatakan, keju juga aman dijadikan makanan pengganti asi (MPASI) bagi anak-anak.

"Anak-anak, remaja, dan balita kan semua butuh pertumbuhan tulang yang mana itu adalah periode golden age, enggak bisa kita ubah lagi sehingga banyak ibu membuat MPASI gampang, satunya dengan menambahkan keju, mudah dan biasanya anak-anak suka," jelas Angel.

Ada dua cara mengolah keju untuk MPASI yang dibagikan Angel kepada Kompas.com saat ditemui dalam konferensi pers peluncuran Prochiz Cheddar Royale, di Hotel Shangri-La Jakarta, Rabu (15/6/2022) berikut ini.

1. Perhatikan jumlah takaran keju

Batas mengonsumsi keju yang disarankan oleh Angel adalah 40-60 gram per hari.

Jumlah maksimal tersebut bisa dibagi untuk rangkaian MPASI satu hari, yakni makan pagi, siang, dan malam, sesuai dengan keinginan.

2. Jangan menggunakan keju terus-menerus

Menurut Angel, keju tidak harus dikonsumsi setiap hari demi memenuhi kebutuhan kalsium anak.

"Jangan semuanya dikasih keju tetapi sayurnya itu-itu terus, itu yang jadi keliru. Misalnya hari ini salmon keju, besoknya daging sapi pakai keju," kata Angel.

Para ibu bisa menggunakan sumber kalsium selain keju, dapat berupa susu, ikan teri, atau aneka jenis daging lainnya.

"Sebenarnya kita memberikan keju untuk menambah nutrisi, bukan melatih anak menjadi suka makan makanan gurih," ujar Angel."*** (KOMPAS.com) 




Loading...

[Ikuti Monitorriau.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 0853-6543-3434/0812-6686-981
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Monitorriau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan