Riau

Wali Kota Dumai : PDAM Baru Bisa Hidup Lagi Asalkan Formulasi Diganti

Wali Kota Dumai, Drs H Zulkifli As MSi

DUMAI (MR) - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) milik Pemerintah Kota (Pemko) Dumai saat ini baru mampu mengaliri air ke 500 rumah warga. Padahal PDAM sudah menjangkau 1.375 sambungan rumah. Namun dikarenakan instalasi milik PDAM usianya sudah puluhan tahun dan merupakan peninggalan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis, tentu saja butuh pergantian dan pengembangan instalasi.

Sebagaimana diketahui pemerintah Dumai pada 2008 silam sudah menghabiskan dana Rp114 miliar pada pembangunan air bersih (PAB) yang dikerjakan oleh sejumlah perusahaan badan usaha milik negara (BUMN) yakni PT Adhi Karya, Nindya Karya dan Waskita Karya.

Hal ini disampaikan Wali Kota Dumai, Drs H Zulkifli As MSi, Sabtu (4/2/2017). Dirinya mengatakan untuk menghidupkan sisa sambungan instalasi air bersih ke rumah - rumah tersebut, PDAM harus memiliki formulasi baru.

"Kita terus berupaya bagaimana bisa menghidupkan kembali PDAM. Karena kebutuhan masyarakat akan air bersih sangat besar di Dumai. Saat ini bagaimana instansi terkait bisa menyelesaikan setiap permasalahan yang ada saat ini," ujarnya.

Dikatakannya, untuk memulihkan PDAM dibutuhkan peran seluruh pihak untuk bahu-membahu menyelesaikan setiap persoalan, demi kebutuhan masyarakat Kota Dumai. "Air bersih merupakan kebutuhan mendasar masyarakat," ungkapnya.

Sementara di tempat terpisah, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Dumai Muhammad Nasir mengatakan, menghadapi 2017, pihaknya mempunyai program prioritas menyokong visi dan misi Pemko Dumai.(goriau)

 




Loading...

[Ikuti Monitorriau.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 0853-6543-3434/0812-6686-981
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Monitorriau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan