Korut Tuding AS dan Korsel sebagai Dalang Pembunuhan Kim Jong-nam
NEW YORK (MR) - Korea Utara (Korut) menuduh Korea Selatan (Korsel) dan Amerika Serikat (AS) mendalangi pembunuhan Kim Jong-nam. Pernyataan yang dikeluarkan pemerintah Pyongyang pada Selasa (14/3) itu menyebut kakak tiri pemimpin Korut Kim Jong-un telah dibunuh untuk menodai citra Korut.
“Dari A sampai Z, hal ini merupakan hasil dari manuver ceroboh dari Amerika Serikat dan pemerintah Korea Selatan,” kata Kim In-ryong, Wakil Dubes Korut di Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) kepada wartawan di New York, AS.
Dubes Kim mengatakan Washington dan Seoul sedang mencoba untuk menodai citra Pyongyang dan merendahkan sistem sosial.
“Penyebab kematian Kim Jong-nam belum diketahui pasti, tetapi Amerika Serikat dan pihak-pihak berwenang Korea Selatan secara tak berdasar menyalahkan Korut,” kecamnya.
Kim Jong-nam dibunuh di Bandara Internasional Kuala Lumpur, Malaysia pada 13 Februari 2017. Tersangka pelaku adalah dua perempuan yakni satu WN Indonesia dan satu WN Vietnam. Mereka mengusapkan wajah korban dengan VX, zat kimia yang diklasifikasikan oleh PBB sebagai senjata pemusnah massal.
Dubes Kim mengatakan bahwa AS adalah salah satu dari sedikit negara yang dapat memproduksi VX. AS juga memiliki logistik VX itu di Korsel yang dapat diberikan pada digunakan pada serangan itu.
“Tujuan akhir yang dicari oleh AS adalah untuk menumpuk tudingan ke arah reputasi internasional DPRK, dengan tujuan memicu perang nuklir terhadap Korut dengan risiko apapun,” katanya.*** (beritasatu)
