Perdana Terima Bantuan Bibit Padi dari Dinas Pertanian, Poktan Senepis Sumber Tani Berharap Perhatian Pemerintah Berlanjut
DUMAI (MR) – Kabar menggembirakan datang dari kalangan petani di Kelurahan Batu Teritip, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai. Untuk pertama kalinya, Kelompok Tani (Poktan) Senepis Sumber Tani menerima bantuan bibit padi dari Dinas Pertanian. Bantuan tersebut menjadi momentum penting sekaligus membawa harapan baru bagi pengembangan sektor pertanian di wilayah Senepis.
Bantuan bibit padi ini disambut penuh rasa syukur oleh para anggota kelompok tani. Pasalnya, perhatian dan dukungan pemerintah melalui bantuan sarana produksi pertanian tersebut dinilai sangat berarti dalam mendorong semangat masyarakat untuk terus mengembangkan usaha pertanian serta meningkatkan produktivitas hasil panen.
Ketua Poktan Senepis Sumber Tani, Zainal Arifin, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Dinas Pertanian yang telah memberikan perhatian kepada para petani di wilayah Senepis, khususnya melalui penyaluran bantuan bibit padi tersebut.
Menurut Zainal, bantuan yang diterima bukan sekadar dukungan berupa sarana produksi, tetapi juga menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap keberadaan dan kebutuhan masyarakat petani di wilayah yang selama ini terus berupaya mengembangkan sektor pertanian.
"Kami sebagai masyarakat petani mengucapkan terima kasih kepada Dinas Pertanian yang sudah memperhatikan kami, khususnya para petani di Senepis. Bantuan bibit padi ini sangat berarti bagi kelompok tani kami," ujar Zainal Arifin. Kamis (05/11/2026).
Ia menjelaskan, bantuan perdana tersebut menjadi langkah awal yang memberikan motivasi baru bagi kelompok tani untuk lebih serius mengembangkan kegiatan pertanian. Dukungan pemerintah diharapkan mampu membuka peluang bagi peningkatan produksi sekaligus memperkuat keberadaan sektor pertanian sebagai salah satu sumber penghidupan masyarakat setempat.
Meski demikian, Zainal berharap perhatian pemerintah terhadap petani di Senepis tidak berhenti hanya pada penyaluran bantuan bibit padi. Menurutnya, masih terdapat berbagai kebutuhan yang perlu mendapat perhatian agar kegiatan pertanian masyarakat dapat berjalan lebih optimal.
Kebutuhan tersebut antara lain dukungan sarana dan prasarana produksi pertanian, bantuan penunjang kegiatan bercocok tanam, serta pendampingan teknis guna meningkatkan kemampuan petani dalam mengelola lahan pertanian.
"Kami berharap ke depannya pemerintah semakin memperhatikan petani di sini. Kami masih membutuhkan berbagai dukungan dan kebutuhan pertanian agar para petani bisa lebih maju, hasil pertanian meningkat, serta kualitas pertanian di Senepis semakin baik," harapnya.
Zainal menambahkan, keberlanjutan dukungan pemerintah memiliki peran penting dalam membangun kepercayaan diri dan semangat masyarakat untuk mengembangkan potensi pertanian yang dimiliki wilayah Senepis.
Baginya, perhatian terhadap kelompok tani tidak hanya berkaitan dengan pemberian bantuan, tetapi juga menyangkut upaya jangka panjang dalam meningkatkan kemampuan petani, memperbaiki kualitas produksi, serta menciptakan peluang peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian.
Ia berharap pemerintah daerah melalui instansi terkait dapat terus menjalin komunikasi dan kerja sama dengan kelompok tani sehingga berbagai kebutuhan di lapangan dapat diketahui dan ditindaklanjuti sesuai program pembangunan pertanian.
Bagi Poktan Senepis Sumber Tani, bantuan bibit padi yang diterima untuk pertama kalinya ini menjadi awal yang penuh harapan. Mereka ingin menjadikan momentum tersebut sebagai penyemangat untuk terus berproduksi, mengembangkan lahan pertanian, serta membangun sektor pertanian yang lebih baik di wilayah Senepis.
Para petani juga berharap sinergi antara kelompok tani dan pemerintah dapat terus diperkuat melalui program bantuan yang berkelanjutan, pendampingan, serta perhatian terhadap kebutuhan masyarakat di lapangan.
Dengan dukungan yang tepat dan berkesinambungan, potensi pertanian di Kelurahan Batu Teritip, khususnya wilayah Senepis, diharapkan dapat berkembang lebih optimal, meningkatkan hasil produksi, serta memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan para petani dan masyarakat sekitar. (*)
Penulis: Riko F Sitompul
